Beranda Info 12 Produk Gagal Google yang Akhirnya Ditutup

12 Produk Gagal Google yang Akhirnya Ditutup

147
0
BERBAGI
produk google yang gagal

Artikel malam ini darsitek akan membahas 12 Produk Gagal Google yang Akhirnya Ditutup. Google dikenal sebagai penghasil produk yang menakjubkan. Semua orang mengetahui hal tersebut dan saat ini produk-produk google digunakan oleh masyarakat dunia.

Google menghabiskan banyak uang untuk mengembangkan produk-produk mereka. Meskipun semua produk tersebut tergolong luar biasa dan dibuat untuk kebutuhan tertentu, namun tidak semua produk tersebut sukses jadi pemain besar di pasaran.

Google terkadang mengalami kegagalan di tahap pengembangan namun sering juga produknya gagal dan diberhentikan ditengah jalan karena kurangnya peminat dari produk tersebut. Berikut ini beberapa produk Google yang dianggap gagal oleh masyarakat.

12 Produk Gagal Google

1. Google Catalog Search

google catalogs

Google Catalog Search memiliki ratusan daftar katalog online. Anda bisa menggunakan katalog tersebut untuk belanja online. Servis ditutup pada tahun 2009. Ini telah menjadi bentuk dasar dari ribuan katalog digital. Google menutupnya karena produk ini gagal mendapatkan popularitas.

2. Google Answers

google answers

Google memulai produk ini kembali pada tahun 2002. Pengguna bisa mengirimkan pertanyaan dan ingin orang lain untuk menjawabnya. Layanan ini juga berbayar, Anda harus membayar antara $2 hingga $200 untuk bisa mendapatkan jawaban. Pertanyaan yang paling populer ditanyakan adalah “Apa arti hidup?”, dan layanan ini ditutup pada tahun 2006.

3. Google Web Accelerator

google web accelerator

Google web accelerator dirancang untuk mengurangi waktu akses situs. Pengguna bisa melakukan remote untuk membuka website pada komputer klien. Namun, tidak membolehkan untuk memutar video Youtube. Google menghentikan dukungan untuk Google Web Accelerator pada tahun 2008. Aplikasi ini masih tersedia untuk di download.

4. iGoogle

iGoogle

iGoogle adalah homepage yang bisa dikostumasi, layanan ini memungkinkan pengguna untuk memilih kutipan, gambar dan widget lain yang bisa ditampilkan pada beranda user. iGoogle mengecewakan bagi penggemarnya. Layanan ini dihentikan pada tahun 2013 ketika itu digantikan oleh Google+

5. Google Video

google videos

Google Video adalah layanan saingan Youtube milik Google. Google video adalah mesin pencari untuk video. Ketika Google mengakuisisi Youtube, Google Video digantikan oleh Youtube dan kemudian ditutup.

6. Dodgeball

dodgeball

Dodgeball adalah layanan yang mirip dengan Foursquare. Google mengakuisisi perusahaan pada tahun 2005. Aplikasi mobile jejaring sosial berbasis lokasi ini ditutup ketika Google memperkenalkan Google Latitude.

Loading...

7. Google Notebook

google notebook

Google Notebook adalah aplikasi berbasis browser yang memungkinkan pengguna untuk cut & paste potongan teks di notebook pribadi. Ini adalah alat yang sangat berguna dalam konteks penelitian. Google berhenti mengembangkan Google Notebook pada tahun 2009 dan akhirnya menutup aplikasi ini pada tahun 2011. Produk ini digantikan oleh Google Keep di tahun 2013.

8. Google Page Creator

google page creator

Google Page Creator adalah alat yang dibuat untuk menciptakan halaman dasar web yang diperkenalkan pada tahun 2006. Alat ini ditutup dan digantikan oleh Google Sites pada tahun 2008.

9. Jaiku

jaiku

Google mengakuisisi Jaiku, yaitu situs microblogging pada tahun 2007. Dinamakan Jaiku karena brief post nya yang mirip haikus. Produk ini termasuk gagal ditangan Google karena tidak membuat dampak yang signifikan dan oleh karena itu Google menutupnya pada tahun 2012.

10. Google Reader

google reader

Google reader adalah software pembaca RSS yang paling populer diluar sana. Google Reader sangat disukai oleh orang-orang media, penulis konten dan peneliti data. Namun layanan ditutup pada tahun 2013 karena penggunanya menurun.

11. Google Buzz

google buzz

Google buzz merupakan salah satu produk google yang dimaksudkan untuk mempermudah berbagi dalam berbagai aktivitas online antara user Google dan akun Gmail. Namun sayang sekali pada pengaplikasiannya, Google Buzz dikritik karena masalah privasi atau keamanan pribadi pengguna.

Awalnya ide produk ini adalah untuk membuat Jejaring Sosial seperti Twitter atau Facebook, namun ternyata Google Buzz masih terlalu jauh dari harapan. Akhirnya ditutup pada akhir tahun 2011.

12. Google Wave

google wave

Dibandingkan produk gagal google yang lain, Google wave termasuk produk gagal yang paling terkenal. Google Wave merupakan sebuah layanan serbaguna yang digunakan untuk menyunting (editing) kaloboratif secara real-time.

Aplikasi ini membantu mengubah email menjadi suara, lagu maupun video dan dikirimkan ke pemilik akun lainnya. Serta banyak fitur canggih lainnya. Namun sayang sekali layanan ini gagal berkembang di pasaran karena penggunaannya yang sulit dan sangat kompleks. Tutorial videonya saja hampir 1 jam lebih, sekarang Google Wave telah diserahkan ke Apache Software Foundation dengan nama Apache Wave.

Itulah beberapa produk google yang dianggap produk gagal untuk berkembang dipasaran, dan akhirnya ditutup. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca setia darsitek. Jangan lupa share dan komen jika bermanfaat. Jika ingin berlangganan, kalian bisa ke bel pada bagian pojok kiri bawah pada situs ini, terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here