Beranda Info 10 Penemuan Luar Biasa Dari Ilmuwan Indonesia Yang Diakui Dunia

10 Penemuan Luar Biasa Dari Ilmuwan Indonesia Yang Diakui Dunia

333
0
BERBAGI
Ilmuwan Indonesia yang Terkenal Didunia

Artikel selanjutnya kali ini saya akan menulis tentang 10 Penemuan Luar Biasa Dari Ilmuwan Indonesia Yang Diakui Dunia. Pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi memudahkan semua pekerjaan manusia. Teknologi ada karena berbagai penelitian para ilmuwan didunia, termasuk ilmuwan Indonesia yang banyak menemukan berbagai penemuan yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dari sekian banyak ilmuwan didunia, ada 10 ilmuwan Indonesia yang penemuannya diakui dunia Internasional, berikut ulasan tentang penemuan tersebut:

10 Penemuan Luar Biasa Dari Ilmuwan Indonesia

Ikan Mujair (1936)

Mbah Moedjair

Mbah Moedjair atau dengan nama asli Iwan Dalauk pada masa keterpurukannya dia melakukan gerakan setiap tanggal 1 suro dengan mandi di Pantai Serang, Blitar. Pada suatu saat ketika melakukan ritual mandi, ia menemukan ikan yang jumlahnya sangat banyak yang mempunyai keunikan yaitu menyimpan anak dalam mulutnya. Karena keunikan tersebut, ikan itu dibawa pulang untuk dipelihara, namun ikan tersebut mati setelah dimasukan kedalam air tawar.

Selanjutnya ia mencoba mencampurkan air laut dengan air tawar dengan takaran yang berbeda. Pada percobaan yang kesebelas kali ternyata 4 ekor ikan tersebut dapat hidup pada habitat air tawar, keberhasilan tersebut terjadi ditanggal 25 Maret 1936. Tak berapa lama ilmuwan lokal dari kediri tertarik untuk meneliti ikan tersebut, berdasarkan literatur dan data-data yang ada. Sejak saat itu ikan spesies baru tersebut dinamakan ikan Mujair.

Teori 23 Kromosom (1955)

Dr. Joe Hin Tjio

Dr. Joe Hin Tjio seorang ahli Cytogenetics asal Indonesia menemukan fakta bahwa Kromosom manusia berjumlah 23 buah. Melalui penelitian di Laboratorium Institute of Genetics of Sweden’s University of Lund, temuannya berhasil mematahkan keyakinan para ahli genetika bahwa jumlah Kromosom adalah 24 buah. Ia berhasil menghitung jumlah Kromosom dengan tepat setelah menyempurnakan taktik pemisahan Kromosom manusia pada preparat gelas yang dikembangkan oleh Dr. T.C. HSU di Texas State University, Amerika Serikat.

Pondasi Cakar Ayam

Prof. Dr. Ir. Sedijatmo

Teknologi ini ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo ketika ia sebagai pejabat PLN diminta mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi didaerah rawa-rawa Ancol, Jakarta. Pondasi yang dibuatnya ternyata mampu mengurangi hingga 75% tekanan pada permukaan tanah dibawahnya dibandingkan dengan pondasi biasa. Pondasi cakar ayam ini kemudian digunakan di bandara Juanda Surabaya yang memungkinkan landasan menahan daya hingga 2000 ton atau seberat pesawat Super Jumbo Jet. Selain di Indonesia, teknologi yang sudah dipatenkan ini juga digunakan di 9 negara lain seperti Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, dan Belanda.

Crack Progression Untuk Pesawat

Bacharuddin Jusuf Habibie

Sebelum era 1970-an, kecelakaan pesawat terbang karena kerusakan konstruksi masih sering terjadi. Sambungan antara sayap dan badan pesawat menjadi titik lemahnya. Kondisi aus pada logam sebagai bahan utama pesawatpun menjadi perhatian serius karena itulah penyebab terjadinya Crack atau keretakan pada tubuh pesawat. Ketika dunia industri pesawat kebingungan karena Crack ini, muncullah anak muda jenius yang mencoba menawarkan jalan keluar, ia adalah Bacharuddin Jusuf Habibie.

Beliau mampu menyelesaikan misinya hanya dalam waktu 6 bulan. Habibie berhasil mendeteksi bagaimana rambatan titik Crack itu bisa terjadi. Perhitungannya ini sangat detail bahkan hingga pada perhitungan atomnya sebagai satuan ukuran yang paling kecil dan saat itu beliau lebih dikenal dengan nama Mr. Crack.

Singkong Pemadam Api (1979)

Randall Hartolaksono

Ketika sedang melakukan uji coba menggunakan cairan pelumas berbahan kulit singkong di Queen Mary London University, Inggris, Randall Hartolaksono menemukan teknologi untuk memadamkan api secara efektif dan ramah lingkungan. Ketika itu cairan buatannya tidak sengaja tumpah dan memadamkan api yang sedang menyala. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata diketahui bahwa cairan tersebut jika terkena panas akan mengeluarkan uap yang dapat menyerang api. Kini temuannya digunakan diberbagai perusahaan pertambangan dipenjuru dunia sebagai solusi untuk mengatasi kebakaran.

Loading...

Kompor Surya (1986)

Kompor Surya

Berawal dari pemikiran suatu saat kayu hutan dan minyak bumi akan habis, Pak Minto seorang guru SD Negeri Prambon Kec. Dagangan Kab. Madiun Jawa Timur ini memikirkan pembuatan kompor tenaga surya. Ketika itu tahun 1986, pengetahuannya tentang sifat lensa dan penerapannya terhadap panas mengilhami pembuatan kompor tenaga matahari itu.

Kompor tenaga surya berfungsi ganda yang dihasilkannya memang tidak praktis, perlu penyempurnaan supaya lebih praktis. Kompor tenaga surya buatan Pak Minto ini tidak hanya dinikmati tetangga-tetangga dekatnya, tetapi juga oleh para pembeli dari jauh. Ide-ide berkaitan dengan pembuatan alat-alat tenaga surya terus bermunculan, kompor suryanya telah dikembangkan menjadi alat pengering tenaga surya.

Mesin Big Bang

Michael Iskandar

Michael Iskandar adalah seorang pembalap motor dan ahli otomotif Indonesia. Namanya yang dikenal sebagai pembalap Suzuki ditahun 1949, kemudian berlanjut menjadi bagian tim riset balap motor Suzuki ditahun 1963 dan juga sebagai tokoh dibelakang suksesnya prestasi balap motor Indonesia. Ia dikenal karena telah menemukan teknologi Big Bang untuk motor GP Yamaha yang saat ini dipakai dan disukai oleh Valentino Rossi.

Keunggulan teknologi pada mesin ini yaitu memiliki penyaluran tenaga yang lebih halus meskipun sistem pemindahan daya seringkali membuat motor mengalami slep pada ban belakang. Sebagai raja tikungan, Valentino Rossi sangat menggemari mesin ini karena ia memiliki keunggulan ketika melakukan manuver tikungan.

Teknik Pengeringan Sperma (2000)

Mulyoto Pangestu

Teknik pengeringan yang disebut sebagai Evaporative Drying serta penyimpanan sperma dalam ruang bertemperatur Kamar ditemukan oleh Mulyoto Pangestu, seorang mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil gelar Ph.D di Monash University, Australia. Uniknya, Mulyoto berhasil melakukannya menggunakan perlengkapan yang dapat ditemukan dengan mudah dan murah. Penemuannya ini dipatenkan di Australia dan menjadi milik Monash University, akan tetapi Mulyoto tetap tercatat sebagai penemunya.

Pemindai 4 Dimensi (2006)

Dr. Warsito Purwo Taruno

Electrical Capacitance Volume Tomography atau ECVT ditemukan oleh Dr. Warsito Purwo Taruno dan dipatenkan secara Internasional. Temuannya itu merupakan teknologi yang menggunakan sensor medan listrik statis yang bisa menampilkan gambar 4 Dimensi dari tingkah laku gas dan partikel didalam reaktor tertutup. Teknologi ini diperkirakan dapat mengubah drastis perkembangan riset dan teknologi diberbagai bidang, mulai dari energi, proses kimia, kedokteran, hingga nano-teknologi.

Sistem Telekomunikasi 4G Berbasis OFDM (2010)

Khoirul Anwar

Bersama koleganya, Khoirul Anwar pemuda dari Kediri yang merupakan alumni Institut Teknologi di Bandung ini merombak pakem efisiensi alat komunikasi. Ia mematenkan temuannya seputar sistem komunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Atas karyanya, Khoirul Anwar mendapat penghargaan pada tahun 2010 dari Institute Of Electrical and Electronic Engineers, Vehicular Technology Conference (IEEE VTC), Taiwan.

Walaupun begitu, dalam sebuah catatan diblog pribadinya pada Desember 2014, Khoirul Pernah menyatakan bahwa ia bukanlah penemu 4G. Ia mengatakan β€œSaya tidak menulis sebagai penemu 4G LTE karena 4G LTE sendiri seharusnya memang tidak ditemukan, melainkan disepakati. Forumlah yang menyepakati Teknik tertentu untuk dipakai atau tidak dipakai dalam sebuah standard”.

Demikian artikel kali ini mengenai 10 Penemuan Luar Biasa Dari Ilmuwan Indonesia Yang Diakui Dunia, mudah-mudahan menjadi sumber ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan bisa menjadi motivasi untuk kita semua. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE disitus ini, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here