Beranda Struktur Bangunan Pengertian Balok Latei: Definisi, Fungsi, Bahan, Material, dan Metode Pembuatan Balok Latei

Pengertian Balok Latei: Definisi, Fungsi, Bahan, Material, dan Metode Pembuatan Balok Latei

4846
0
BERBAGI
Bantu support blog asdar.id agar bisa lebih berkembang lagi untuk membagikan ilmu pengetahuan secara gratis. Caranya yaitu dengan menyisihkan sedikit rejeki anda melalui laman donasi, klik DISINI. Semoga apa yang anda berikan bisa menjadi penolong di Akhirat kelak, Amin Ya Rabbal 'Alamin :-)
pengertian balok latei
pengertian balok latei

Assalamualaikum wr. wb. rekan-rekan sekalian, apa kabar kalian hari ini? Saya doakan semoga sehat selalu. Berikut saya akan menjelaskan pengertian balok latei yang mungkin bagi sebagian orang tidak mengetahui arti sebenarnya itu apa. Oke, dari pada berlama-lama, mari simak penjelasannya dibawah ini.

Definisi Balok Latei

Pada zaman dahulu ketika beton bertulang belum begitu di kenal di masyarakat, konstruksi balok latei masih menggunakan bata roolag. Bata roolag adalah batu bata yang di pasang dengan posisi berdiri. Agar kuat, pasangan bata roolag di atas kusen jendela atau pintu di pasang lebih 30 cm dari ukuran kusen pintu atau jendela yang ada.

Namun jika pemasangan bata roolag kurang benar maka bata roolag sebagai penahan beban di atas kusen pintu atau jendela tidak bisa bekerja maksimal. Sehingga pemasangan bata roolag untuk penahan beban di atas kusen pintu atau jendela harus memperhatikan kaidah- kaidah yang di syaratkan.

Saat sekarang ini penggunaan bata roolag sebagai balok latei sudah ditinggalkan. Karena saat ini sudah dikenal struktur beton bertulang. Dengan menggunakan struktur besi beton bertulang maka balok latei akan berfungsi secara optimal. Menggunakan beton bertulang balok latei jadi lebih kokoh dan kuat untuk menahan beban yang ada di atas kusen. Sehingga kusen akan lebih awet dan tahan jika ada beban-beban tertentu diatasnya.

Pengertian Balok Latei

balok latei
balok latei

Balok latei adalah balok yang dibuat persis menempel di atas pintu dan jendela. Balok latei sering disebut juga lintel. Tujuannya yakni untuk menghindarkan kusen agar tidak menerima beban bangunan secara langsung. Dengan demikian, kondisi kusen pun tetap kokoh dan tidak melengkung, baik untuk kusen pintu atau jendela yang terbuat dari kayu ataupun kusen yang terbuat dari alumunium.

Balok ini juga dapat berfungsi untuk menjaga kusen tetap berdiri jika sewaktu-waktu terjadi gempa, sehingga penghuni bangunan dapat melewati pintu untuk menyelamatkan diri. Dimensi balok latei adalah 15 cm x 15 cm setelah di finishing plester dan aci. Dimensi balok latei harus sama dengan dimensi dinding batu bata. Jadi dimensi begel balok latei 8 cm x 12 cm, dengan selimut beton 2 cm dan finishing plester aci 3 cm.

Besi beton yang digunakan sebagai tulangan utama balok latei adalah besi beton 8 mm. Jika menggunakan besi beton yang lebih besar akan membuat tidak efektif secara struktur. Karena luasan kebutuhan tulangan besi beton maksimal adalah 8% dari luasan permukaan beton. Sehingga jika menggunakan besi beton lebih dari 8 mm akan membuat struktur beton menjadi over reinforcment.

Fungsi Balok Latei

hubungan struktur balok latei
hubungan struktur balok latei

Diatas sudah dijelaskan bahwa balok ini berfungsi menahan beban dari bagian atasnya agar beban tidak langsung diterima kusen pintu atau jendela. Dengan adanya konstruksi balok latei maka kusen pintu atau jendela akan tetap kokoh dan kuat serta tidak melengkung. Baik untuk kusen pintu atau jendela yang terbuat dari kayu ataupun kusen yang terbuat dari alumunium.

Balok latei memiliki fungsi yang sangat berperan penting pada strukural bangunan, misalnya saja memperkuat opening struktur dinding terhadap keliling kusen, menahan beban tembok bagian atas, dan memperkuat struktur kusen pada tembok.

Bahan Pembuatan Balok Latei

Bahan pembuatan untuk balok latei terdiri dari 2 jenis bahan, yaitu:

  1. Bata roolag adalah batu bata yang di pasang dengan posisi berdiri. Agar kuat pasangan bata roolag di atas kusen jendela atau pintu di pasang lebih 30 cm dari ukuran kusen pintu atau jendela yang ada.
  2. Besi beton juga digunakan sebagai tulangan utama balok latei adalah besi beton 8 mm. Jika menggunakan besi beton yang lebih besar akan membuat tidak efektif secara struktur. Karena luasan kebutuhan tulangan besi beton maksimal adalah 8% dari luasan permukaan beton. Sehingga jika menggunakan besi beton lebih dari 8 mm akan membuat struktur beton menjadi over reinforcment.

Material Pembuatan Balok Latei

1. Semen
2. Pasir
3. Besi
4. Beton
5. Air

Metode Pembuatan Balok Latei

gambar pembuatan balok latei
gambar pembuatan balok latei
  1. Balok latei ataupun rolakan ini dipasang di atas gawangan pintu, jendela, void di dinding; dan berfungsi untuk memikul beban tembok di atas gawangan pintu jendela agar tidak menekan gawangan. Jika tanpa balok latei/rolak, maka lama-kelamaan gawangan pintu menjadi melendut dan pintu menjadi susah untuk dibuka. Bisa juga tembok-tembok di atas pintu/ jendela akan menjadi retak-retak. Panjang balok latei/ rolak ini adalah selebar pintu/ jendela ditambah 30 cm masing-masing kiri dan kanan.
  2. Jika memakai rolakan, maka harus dikerjakan dengan benar agar pas rolak dapat berfungsi maksimal → (lihat gambar 2). Kunci kekuatan pas rolak adalah di cor-coran beton pada bagian tengah (kalau dulu cor-coran semen pasir/ataupun batu utuh yang dibentuk) yang disebut batu kunci. Jadi bata dipasang berdiri dengan membentuk lengkungan dan seandainya as bata ditarik garis lurus maka akan bertemu pada satu titik. Pas rolak yang betul bahkan dapat dipakai untuk struktur jembatan kuno.
  3. Gambar 3 adalah cara memasang rolakan/latei yang tidak betul (as bata tidak bertemu pada satu titik) dan tidak berfungsi sama sekali sebagai rolakan karena efek lengkungan tidak bekerja sama sekali.
  4. Gambar 4 adalah cara memasang latei/rolakan yang setengah betul (as bata tidak bertemu pada satu titik) dan hanya berfungsi sebagian dimana efek lengkungan bekerja tidak maksimal.
  5. Gawangan pintu/ jendela pada kiri dan kanannya harus diberi angkur masing-masing dua dan dicor. Fungsinya adalah untuk menanam gawangan ke tembok. Gawangan ini maksudnya adalah kusennya. Jika angkur hanya satu, kekuatannya akan tidak maksimal, dimana pintu masih memungkinkan untuk berputar dan tembok akan retak-retak.
  6. Yang terakhir, pada ujung bawah gawangan harus diberi beton dook dengan angkur di dalamnya. Fungsinya selain untuk kekuatan juga untuk menahan agar air tanah tidak masuk/meresap ke dalam kayu gawangan sehingga lama-lama kayu bisa menjadi lapuk. Selain itu juga berfungsi untuk memutus jalur rayap yang diam di dalam tanah.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara pembuatan balok latei, ada baiknya menonton video dibawah ini. Semoga bisa mengedukasi kita semua.

Nah teman-teman, mungkin itu saja penjelasan mengenai pengertian balok latei. Semoga dengan adanya artikel ini kita bisa mengetahui lebih mendalam mengenai balok latei. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat untuk orang lain. Ikuti terus perbaruan artikel blog ini dengan cara like fanspage kita “Asdar Blog” di Facebook. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini