Beranda Info 10 Mitos Tentang Sains Yang Sudah Terlanjur Dipercaya Ternyata Salah

10 Mitos Tentang Sains Yang Sudah Terlanjur Dipercaya Ternyata Salah

155
0
BERBAGI
Ilmu pengetahuan itu memang tak ada batasnya

Tentunya kamu percaya kalau ilmu pengetahuan itu memang tak ada batasnya. Mulai dari ilmu fisika, kimia, biologi, dan banyak ilmu lainnya menjadi pilar kehidupan di bumi. Dari ketika duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tentunya kamu pernah mendengar banyak teori-teori tentang kehidupan di bumi. Lalu, begitu menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), ilmu-ilmu tersebut menjadi semakin dikerucutkan dan kamu pun lebih detail dalam mempelajarinya.

Nah, rupanya ada banyak sekali ilmu dan teori pengetahuan yang selama ini dipercaya dan salah kaprah, lho. Apa saja? Yuk, simak teori-teori ilmu pengetahuan yang selama ini diyakini, namun ternyata keliru, Simak beberapa fakta dibawah ini:

1. Matahari Berwarna Kuning

Sumber: NASA, NOAA, Washington University, dan University College London, foto: NASA

Dari dulu, kamu diajari bahwa matahari itu berwarna kuning, setuju? Padahal, yang sebenarnya, cahaya matahari itu berwarna putih, lho. Mengapa bisa menjadi berwarna kuning? Hal itu dikarenakan atmosfer bumi yang membelokkan cahaya melalui efek yang disebut hamburan Rayleigh. Fenomena inilah yang juga membuat langit tampak biru dan menyebabkan matahari berwarna kuning kemerah-merahan saat tenggelam.

2. Gurun Terluas di Dunia adalah Sahara

Sumber: USGS, NASA, dan Encyclopedia of Earth, foto: REUTERS/Deborah Zabarenko

Kamu percaya kalau gurun terluas adalah gurun Sahara? Kamu salah kaprah, lho. Gurun tak selalu tempat kering yang tandus dan panas. Tempat tak berpenghuni juga bisa disebut gurun. Dan salah satunya adalah Antartika. Antartika memiliki luas 5,4 juta mil persegi. Sementara Sahara hanya seluas 3,6 juta mil persegi.

3. Ilmu Astrologi Bisa Memprediksi Masa Depanmu

Sumber: The Humanist, Comprehensive Psychology, dan Nature, foto: Flickr

Kamu yang percaya sama zodiak wajib berpikir ulang. Mengapa? Ternyata para ilmuwan di dunia sudah berkali-kali melakukan pembuktian ilmiah tentang zodiak yang dianggap bisa memprediksi masa depan. Dan hasilnya adalah Astrologi tidak lebih dari metode mengundi nasib.

4. Sinyal Telepon Memantul Dari Satelit

Sumber: Global Data Systems dan Tech Insider, foto: iStock

Ponsel yang kamu gunakan setiap hari itu ternyata berbeda dengan telepon satelit, lho. Ponsel akan memancarkan sinyal radio nirkabel dan melakukan pencarian, ping, dan relay data dari dan ke menara seluler terdekat. Jadi bukan memantul dari satelit, ya.

Loading...

5. Tembok Besar China Satu-Satunya Bangunan Yang Bisa Dilihat Dari Ruang Angkasa

Sumber: NASA, foto: Matt Barber

Kamu pernah dengar kalau Tembok Besar China adalah satu-satunya bangunan yang bisa dilihat dari ruang angkasa? Kamu salah kaprah, Tembok Besar China bukanlah satu-satunya bangunan yang terlihat dari ruang angkasa. Tergantung dari ruang angkasa sebelah mana kamu melihatnya. Dari Stasiun Luar Angkasa Internasional, misalnya, kamu dapat melihat dinding dan banyak bangunan buatan manusia lainnya. Sedangkan kalau dari bulan, kamu tidak dapat melihat bangunan sama sekali, hanya cahaya redup dari lampu-lampu kota.

6. Gravitasi Bulan Menyebabkan Pasang Surut Air Laut

Sumber: Tech Insider, NOAA, dan NASA, foto: NOAA

Penyebab pasang surut sebenarnya adalah adanya inersia air dari rotasi bumi. Saat berputar dengan kecepatan sekitar 1.040 mph, bumi “mengempaskan” air yang berlawanan dengan bulan. Sementara di sisi bumi yang lain, air menyurut dan mengalir untuk membentuk pasang. Jadi, gravitasi bulan tidak sepenuhnya benar bisa menyebabkan pasang surut air laut.

7. Bumi Berbentuk Bulat Sempurna

Sumber: StarrySkies.com dan MythBusters the Exhibition, foto: NASA

Bumi berputar dengan kecepatan 1.040 mph. Kecepatan ini mengakibatkan kutub planet menjadi pipih dan tonjolan di sekitar khatulistiwa. Akibat pemanasan global dan mencairnya gletser, para ilmuwan memprediksi bahwa tonjolan kini berkembang sehingga bentuk bumi semakin oval.

8. Everest Adalah Gunung Tertinggi di Dunia

foto gunung everest, foto: Creative Commons

Jika diukur dari permukaan laut, Everest memang gunung tertinggi di dunia. Namun kalau diukur dari dasar hingga puncak, gunung tertinggi sedunia sebenarnya Mauna Kea di Hawaii. Everest memiliki ketinggian 29.035 kaki di atas permukaan laut, sedangkan Mauna Kea hanya mempunyai ketinggian 13.796 kaki di atas permukaan laut. Namun Mauna Kea memanjang sekitar 19.700 kaki di bawah Samudera Pasifik. Jadi kalau ditotal, ketinggian Mauna Kea sekitar 33.500 kaki atau hampir satu mil lebih tinggi dari Everest. Wow!

9. Air Menghantarkan Listrik

Sumber: USGS, foto: Flickr/elitatt

Air murni atau suling sama sekali tidak bisa menghantarkan listrik, guys. Penyebab air dapat mengantarkan listrik karena kandungan mineral, kotoran, dan hal-hal lain yang akan menghantarkan listrik. Jadi, bukan murni airnya ya, tapi kandungannya.

10. Berlian Berasal Dari Batubara

foto: REUTERS/Brendan Mcdermid

Kebanyakan berlian tidak terbentuk dari batubara. Sebaliknya, berlian merupakan karbon yang dikompresi dan dipanaskan 90 mil di bawah permukaan bumi. Sementara batubara ditemukan sekitar 2 mil ke bawah permukaan bumi. Dengan demikian berlian dan batubara adalah dua benda yang berbeda.

Selain dari 10 mitos tentang sains di atas, rupanya kamu bisa juga bermain tebak-tebakan tentang sains guna menguji kepintaranmu cuma dengan lewat emoji, lho. Tentunya kamu yang senang chatting sering menggunakan emoji untuk mengekspresikan kalimatmu, ya nggak? Nah, untuk bikin kamu semakin canggih menggunakan emoji, General Electric (GE) mengeluarkan yang namanya #EmojiScience. Dalam #EmojiScience, kamu bukan cuma manfaatin emoji untuk berkomunikasi, melainkan diajakin menambah wawasan soal pengetahuan umum juga. Caranya gampang banget, kamu tinggal menebak kode-kode emoji yang ada. Keren nggak, tuh?

GE menghadirkan game emoji yang khusus ada di Facebook Messenger dengan nama Dot. Dot ini merupakan #EmojiScience pertama di dunia yang menampilkan tebak-tebakan seru soal pengetahuan umum dunia.

Sekian postingan malam ini, semoga bermanfaat untuk ilmu pengetahuan. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, terimakasih!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here