Beranda Info 5 Ilmuwan Besar Yang Dianggap Sesat Oleh Agama Padahal Temuannya Dapat Merubah...

5 Ilmuwan Besar Yang Dianggap Sesat Oleh Agama Padahal Temuannya Dapat Merubah Dunia

142
0
BERBAGI
Ilmuwan yang dianggap sesat oleh agama
Ilmuwan yang dianggap sesat oleh agama

5 Ilmuwan Besar Yang Dianggap Sesat Oleh Agama Padahal Temuannya Dapat Merubah Dunia – Salam hangat untuk pembaca situs darsitek, kali ini saya akan menulis artikel tentang temuan para ilmuwan yang dianggap sesat oleh agama. Ilmuwan adalah tombak ilmu pengetahuan. Tanpa kerja keras dan pemikiran para ilmuwan, ilmu pengetahuan tak akan ada dan bahkan teknologi tak akan maju seperti sekarang. Namun apa yang dilakukan para ilmuwan yakni mengubah sesuatu yang ada dengan paradikma baru dan ternyata tak mudah dilakukan.

Berbeda dengan zaman sekarang, di zaman dahulu karya para ilmuwan banyak ditantang oleh gereja karena dianggap mengusung ajaran sesat. Bahkan, karena dulu kekuasaan gereja adalah yang paling kuat. Gereja khatolik Roma memiliki pengadilan berupa komite inkuisisi yang tak segan memburu dan menghukum para ilmuwan yang kerap mempromosikan kesesatan. Hal ini membuat para ilmuwan menjadi sengsara. Tak cuma di asingkan atau bahkan di penjara, ada yang sampai dihukum mati. Berikut ini adalah 5 ilmuwan besar yang hidup sengsara karena dianggap sesat oleh agama.

Nicolaus Copernicus

Nicolaus Copernicus

Copernicus adalah seorang matematikawan dan astronom asal Royal Prussia yang dulu adalah bagian dari kerjaan Polandia. Ilmuwan ini mungkin adalah orang yang pertama memformulakan model tata surya dimana matahari adalah pusat tata surya. Ia menulis buku De Revolvtioni bus orbium coeleftium atau revolusi valak yang merupakan hal besar di ilmu pengetahuan. Namun pengetahuannya tersebut dia rahasiakan selama 30 tahun karena tidak ingin membuat gereja murka. Meski dalam hidupnya dia banyak menalurkan buku dan karya hingga memunculkan revolusi Copernicus karena ia berhasil membuka mata ilmuwan lain tentang berbagai hal yang berbau astronomi, namun dia dianggap sesat oleh gereja. Akhirnya hingga meninggalnya diumur 70 tahun, Copernicus tidak melakukan pemberontakan yang berarti terhadap temuannya. Dia dicap sebagai orang tanpa prestasi dengan menandai kuburannya dengan ungkapan meminta ampun kepada tuhan layaknya pencuri di kayu salib. Meski demikian, akhirnya berbagai penemuannya makin diakui di era galileo, diperjuangkan di 2 ratusan tahun berikutnya oleh Tycho Brahe, Isaac Newton, dan Johannes Kepler, dan dinobatkan sebagai salaha satu astronom modern diabad ke-19.

Giordano Bruno

Giordano Bruno

Giordano Bruno adalah seorang filsuf dan seorang matematikawan asal Italia yang sangat gigih mendukung teori milik Copernicus. Dia sendiri pernah menalurkan karya yang relevan dimasa sekarang yakni dia menyatakan bahwa bintang hanyalah matahari yang dikelilingi oleh eksoplanet. Dengan mudah Bruno langsung dianggap sesat oleh inkuisisi, pengadilan gereja yang kala itu memang bertugas membunuh penganut aliran sesat. Dia dijebloskan ke penjara dan akan di vonis mati. Meski demikian, Bruno bahkan tak mau mengubah pendiriannya atas ilmu pengetahuan. Gereja makin murka hingga ia di vonis untuk dibakar hidup-hidup di Campo De Fiori, alun-alun utama kota Roma. Karena kejadian ini, di era modern Bruno dijuluki pejuang ilmu pengetahuan. Bruno adalah sedikit dari nama-nama ilmuwan yang dibunuh dan dibakar oleh komite inkuisisi.

Galileo Galilei

Galileo Galilei

Galileo dikenal sebagai bapak sains modern karena dialah yang membuktikan teori Copernicus semua benar mengenai bumi mengelilingi matahari. Dia merancang sebuah teleskop yang ia gunakan mengobservasi tata surya dan menemukan besarnya Jupiter, meneliti fase perjalanan venus, serta menemukan cincin Saturnus. Ia bahkan bisa menghitung kecepatan rotasi matahari dengan melihat pergerakan titik hitam di matahari. Karena dia mendukung teori Copernicus soal Heliosentriks, kalangan gereja melalui komite inkuisisinya menarik Galileo yang sudah berumur 70 tahun ke pengadilan. Ia tak tahan menerima introgasi dan tentu tak akan bertahan di penjara. Akhirnya dia sendiri mencabut dukungan terhadap teori Heliosentriks dari Copernicus, pengadilan gereja menjadikannya tahanan rumah seumur hidup hingga ia meninggal.

Loading...

Rene Descartes

Rene Descartes

Rene Decrates adalah filsuf perancis yang dijuluki bapak filsafat modern hingga sekarang. Ia adalah penggagas aliran rasionalisme, menantang otoritas gereja serta otoritas lawas era filsuf Yunani yang jadi tolak ukur sebuah kepastian. Yang paling terkenal, ia membuat filosofi “cogito ergo sum” atau aku berfikir maka aku ada, yang dianggap sebagai frasa penting didunia. Decrates juga adalah filsuf yang melalui pemikirannya menyimpulkan bahwa tuhan itu ada dan benda material itu ada, meski demikian dia pernah mempublikasikan buku berupa pemikiran yang mendukung teori Galileo berjudul “The World”. Akhirnya sang filsuf benar-benar menuai permusuhan dengan gereja karena merilis buku “Meditationes On First Philosophy” yang memperkenalkan gagasan bahwa kebenaran harus ditemukan melalui penyelidikan ilmiah dan metode ilmiah. Dia akhirnya hidup dalam kesengsaraan karena dapat kritikan dari kanan kirinya bahkan para teolog protestan dinegara asalnya Belanda menginginkan Rene untuk dihukum mati.

Charles Darwin

Charles Darwin

Charles Darwin adalah ilmuwan yang paling beruntung di daftar ini, padahal teori ilmuwan ini yang paling dianggap gila. Bagaimana tidak, dialah pengusung teori evolusi yang tentu menentang konsep bahwa manusia pertama adalah adam. Awalnya ia takut untuk  bersitegang dengan dunia Kristen yang akhirnya memutuskan untuk merahasiakan teori tersebut selama 20 tahun. Namun, setelah ada ilmuwan lain yang punya pemikiran yang hampir sama, ia akhirnya mempublikasikan teorinya tersebut di tahun 1858. Paska ini, gereja benar-benar kecewa, syok dan marah terhadap Darwin. Seluruh dunia menyerang Darwin dan tercipta mitos-mitos terkait namanya. Dia bahkan hampir mendapat serangan fisik dari orang-orang disekitarnya, namun komunitas ilmiah yang sudah banyak diseluruh dunia dengan cepat membelanya dengan berbagai hal dan beruntung era komite inkuisisi yang hobi menyiksa akhirnya sudah tiada di era Darwin.

Sekian artikel kali ini mengenai 5 Ilmuwan Besar Yang Dianggap Sesat Oleh Agama Padahal Temuannya Dapat Merubah Dunia, semoga bisa menambah wawasan kita semua. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE atau bisa subscribe/langganan halaman darsitek di facebook untuk terus mengikuti perbaruan situs ini, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here