Beranda Tutorial Cara Membaca Tablature Gitar Lengkap Dengan Tutorial Pembahasan

Cara Membaca Tablature Gitar Lengkap Dengan Tutorial Pembahasan

452
0
BERBAGI
Gitar tablature
Gitar tablature

Selamat Siang sobat Darsitek, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana Cara Membaca Tablature Gitar dengan benar agar mudah dipahami. Tapi sebelum lanjut, pasti diantara kalian ada yang belum tau kan tentang apa itu Tablature Gitar? Nah saya akan menjelaskan dulu tentang apa sih Tablature Gitar itu? Tablature Gitar adalah sebuah sistem pembacaan notasi grafis yang mewakili senar dan fret/spasi gitar dari batang atau leher gitar dan bass. Setiap catatan ditandai dengan menempatkan angka pada senar gitar yang menunjukkan titik nada untuk dimainkan.

Jadi disini gitar tablature berfungsi mempermudah pengguna mempelajari cara-cara dan teknik-teknik dalam bermain gitar. Dibawah ini saya akan menunjukkan beberapa contoh pembacaan tab:

Pembacaan Senar Gitar Tablature

Susunan tabulasi pada gitar

Pembacaan notasi tab diatas ditulis dalam bentuk baris, berikut penjelasan singkatnya:

  • Baris e (huruf kecil) paling atas adalah senar 1,
  • Baris B (huruf kapital) kedua setelah baris e adalah senar 2,
  • Baris G (huruf kapital) ketiga setelah baris B adalah senar 3, 
  • Baris D (huruf kapital) keempat setelah baris G adalah senar 4,
  • Baris A (huruf kapital) kelima setelah baris D adalah senar 5,
  • Baris E (huruf kapital) keenam setelah baris A adalah senar 6.

Pembacaan Angka pada garis Gitar Tablature

Pembacaan angka pada tablature

Cara membaca notasi tablature di atas sangat mudah sobat, tinggal ikuti saja alur baris dari kiri ke kanan secara berurutan. Untuk tempo di biarkan saja dulu, ini hanya tahap belajar saja. Berikut penjelasan singkatnya:

  • Mainkan senar D (senar 4) di fret ke 5.  Ini merupakan not/nada G. Petik satu kali kemudian dilanjut dengan;
  • Mainkan senar G (senar 3) di fret ke 0 (petik tanpa di tekan, biarkan sj). Ini merupakan not/nada G. Petik satu kali kemudian lanjut ke;
  • Mainkan senar B (senar 2) di fret ke 3. Ini merupakan not/nada D. Petik satu kali kemudian ulangi kembali sebanyak yang tertera pada tab diatas. Total petikan notasi diatas keseluruhannya sebanyak 24 kali petikan.

Dibawah ini saya akan menunjukkan notasi yang dimainkan secara bersamaan. Maksudnya disini dipetik menggunakan sejumlah jari secara bersamaan, contohnya bisa dilihat dibawah ini:

Notasi bersamaan

Contoh notasi diatas merupakan not yang dimainkan secara bersamaan. Jika letak angka-angka pada sebuah fret/spasi gitar itu sejajar atau lebih dari satu not dalam arti dimainkan secara bersamaan, maka lazimnya disebut CHORD. Untuk pelajaran perletakan jari yang benar dalam menggunakan CHORD/kunci gitar akan kita bahas nanti. Berikut penjelasan singkat mengenai notasi diatas:

  • Letakkan jari telunjuk Sobat di senar 6 pada fret 3 dan tekan jangan dilepas, dilanjutkan dengan jari manis Anda di senar 5 pada fret 5 dan tekan jangan dilepas, dilanjutkan dengan jari kelingking Anda di senar 4 pada fret 5 dan tekan jangan dilepas. Kemudian petik semuanya secara bersamaan sebanyak 10x sesuai notasi tab diatas. Ini dalam CHORD disebut G5 atau G Rythem. Setelah itu lanjutkan ke notasi berikutnya;
  • Letakkan jari telunjuk Anda di senar 6 pada fret 2 dan tekan jangan dilepas, dilanjutkan dengan jari manis Anda di senar 5 pada fret 5 dan tekan jangan dilepas, dilanjutkan dengan jari kelingking Anda di senar 4 pada fret 5 dan tekan jangan dilepas. Kemudian petik semuanya secara bersamaan sebanyak 4x sesuai notasi tab diatas. Ini dalam CHORD disebut G5/F#.

Bagaimana, mudah kan? 😀 pasti mudah, tinggal di hafalkan saja ya! Oh ya, dipikiran kalian pasti bertanya-tanya, seberapa cepat atau lambatkah tempo yang diharus dimainkan? atau apakah setiap not memiliki panjang nada yang sama? Inilah letak perbedaan antara TABLATURE dengan Notasi Standar, kebanyakan Notasi standar tidak memberitahukan panjangnya not. Berbeda dengan TABLATURE yang memberikan partitur/not balok untuk mengetahui tempo/kecepatan yang dimainkan. Berikut contoh untuk Gitar Tablature yang memiliki tempo:

tab not balok

Untuk dapat menguasai tempo permainan dalam gitar tablature tanpa mendengarkan lagu aslinya, anda harus bisa menguasai pembacaan not balok 😀 Tetapi itu tidak menjadi halangan untuk belajar, cuma jadi pilihan saja. Selanjutnya yang akan kita pelajari lagi adalah simbol-simbol yang selalu muncul di dalam gitar Tablature.

Simbol – Simbol Yang Digunakan Dalam Gitar Tablature

Dalam pembahasan diatas kita telah mempelajari notasi mana yang harus kita mainkan, senar mana yang harus ditekan, dan dikolom mana jari harus berada. Telah dijelaskan juga bagaimana cara mengetahui panjang not, tapi ini hanyalah panduan kasarnya. Kita bisa mengetahui panjang not dengan mendengar lagu aslinya untuk mendapatkan detail dari iramanya. Perlu kita ketahui juga bahwa ada banyak sekali simbol dalam Gitar Tablature, keseluruhannya mencapai ratusan simbol.

Ada beberapa simbol yang umum digunakan dalam Gitar Tablature, diantaranya adalah Hammer On (pukul), Pull Off (melepaskan), Slides (geser). Bends/Bending (dilengkungkan), Vibrato (digetarkan) dan lain sebagainya. Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan pada gitar tablature:

  • pull off: posisikan jari anda bersamaan pada not-not yang akan dibunyikan. Petik not awal, tarik jari pertama yang memetik not awal untuk membunyikan not berikutnya yang lebih rendah.
  • slide: petik not awal, geser/seret jari anda pada not berikutnya (ke yang lebih rendah atau lebih tinggi). Jenis slide ada dua macam, pertama: tanpa memetik not berikutnya (sekali petik membunyikan dua not), kedua: dengan memetik not berikutnya (dua petikan untuk dua not).
  • tapping: mengetuk fretboard untuk membunyikan not menggunakan jari telunjuk atau jari tengah tangan kanan.
  • trill: selang-seling atau bergantian dengan cepat antara not awal dengan not kedua menggunakan hammer on dan pull off
  • pick slide: membunyikan not dengan menggunakan sisi pick (pemetik senar), sehingga terdengar suara gerit/seret (scratch).
  • hammer on: petik not awal atau not yang lebih rendah dengan cara memetik dengan pick lalu membunyikan not yang lebih tinggi dengan jari lain dengan tidak dipetik lagi.
  • bend/bending: tekan kuat jari kiri pada fretboard kemudian petik dan naikkan jari anda hingga nada yang dihasilkan menjadi lebih tinggi/naik.
  • pre bend: bending dulu hingga nadanya naik1/2 atau 1 nada, lalu dipetik.
  • pre bend and release: bending dulu hingga nadanya naik1/2 atau 1 nada, petik lalu bending lagi hingga bunyinya kembali ke not awal.
  • unison bend: bending dua buah not secara bersamaan hingga dua bunyinya terdengar sekaligus.
  • artificial harmonic: bunyikan not dengan seperti biasa, yang berbeda pada petikan tangan kanan iringi dengan sisi jempol, atau pucuk jari telunjuk, dengan volume atau tingkat efek distorsi tinggi akan menghasilkan bunyi decit harmonic.
  • tremolo bar: teknik yang memakai tremolo/whammy bar, turunkan not pada tablature sejauh yang ditunjukkan pada notasi, lalu balikkan lagi ke not awal.
  • palm muting: diamkan not yang bersuara dengan telapak tangan kanan (bagi left handed guitarist) dan kiri(bagi right handed guitarist).
  • muffled strings: letakkan jari anda dengan tanpa menekan terlalu kuat pada fretboard sehingga menghasilkan sound percussive.
  • vibrato: membunyikan efek getar dengan bending, getarkan senar dengan bending naik turun secara cepat, bisa dengan tangan kiri atau memakai tremolo/whammy bar.
  • wide atau exaggerated vibrato: teknik bending naik turun yang lebih kuat lagi dari vibrato biasa.
  • natural harmonic: bunyikan not dengan menyentil (menyentuh ringan/menyentuh sedikit sekali) dengan jari kiri hingga berbunyi seperti lonceng “ting” pada fretboard tertentu.

Dari semua istilah-istilah diatas, ada beberapa simbol umum atau simbol dasar yang sering digunakan dan di tuliskan dalam beberapa karakter dibawah ini:

h  =  hammer on;

p  =  pull off;

b  =  bend string up;

r  =  lepas bend;

/  =  geser keatas (ke nada yang lebih tinggi);

\  =  geser kebawah (ke nada yang lebih rendah);

[n] =  artificial harmonic;

n [n] =  tapped harmonic;

t  =  trill;

T  =  tapping (ketuk dengan jari tangan kanan);

TP =  tremolo picking;

PM =  Palm Muting;

v  =  vibrato, kadang dituliskan ~

x  =  mainkan “not” dengan damping yang berat.

Loading...

Penggunaan Simbol Dasar Gitar Tablature

Slides

Untuk penggunaan slides (menggeser/menyeret), tanda “s” terkadang digunakan untuk mengindikasikan apakah menyeret keatas atau kebawah.

Tanda “x”

Tanda “x” digunakan untuk mendapatkan choppy, suara perkusi atau suara mati tapi seolah-olah bunyi. Biasanya anda menggunakan tangan kiri pada fret untuk damp ringan pada senar sehingga ketika akan membunyikan not, seakan-akan suaranya mati/muted. Perlu diingat bahwa penggunaan “x” pada Gitar Tablatur sangat berbeda dengan “x” saat memberikan bentuk chord.

Sebagai contoh jika ditulis dalam bentuk Chord D, maka akan terlihat:

EADGBE

xx0232

Dimana “x” berarti tidak dimainkan. Bisa dilihat pada chord dibawah ini:

contoh chord pada tablature
contoh chord pada tablature

Pada tab diasumsikan bahwa sebuah string/senar tidak dimainkan jika tidak ditandai. Tanda “x” hanya digunakan pada tab untuk muted senar yang berat dan dibunyikan untuk memberikan suara perkusi. Sepertinya dalam tab tidak ada standar yang diberikan secara umum sebagai acuan, detail keterangan atau catatan yang lengkap harus diberikan didalam tab untuk menjelaskan arti dari simbol tersebut.

TAB Bass kemungkinan akan membutuhkan beberapa simbol extra untuk memenuhi kebutuhan atas perbedaan teknik yang dipakai dalam memainkan bass – sebagai contoh slapping dan ‘popping’ senar dengan jari jempol atau jari tengah. Anda bisa menggunakan ‘s’ untuk slap dan ‘p’ untuk pop selama dituliskan dibawah baris tab untuk menjelaskannya dari slide dan pull off yang seharusnya dituliskan diatas garis dari tab.

Hammer On dan Pull Off

Sewaktu anda membaca tab, mungkin anda akan menemukan teknik Hammer On, berikut contoh menggunakan teknik Hammer On:

teknik hammer on

Gambar diatas menunjukkan senar E atau senar 6 dimainkan terbuka dua kali, lalu tekan senar A pada kolom/fret 5 dan hammer pada kolom/fret 7.

Berikut contoh memainkan teknik Pull Off:

teknik pull off

Gambar diatas menunjukkan bahwa anda harus menekan senar e pada kolom/fret 3 dan pull off pada kolom/fret 0 (open string), kemudian tekan lagi senar B pada kolom/fret 3 dan pull off pada kolom/fret 0, kemudian senar G pada kolom/fret 2 dan pull off pada kolom/fret 0, lalu senar D pada kolom/fret 2.

Berikut contoh memainkan gabungan dari Hammer On dan Pull Off:

teknik gabungan hammer pull off

Dalam kasus diatas, anda hanya perlu membunyikan not awalnya saja.

Simbol lainnya yang lazim digunakan untuk hammer on dan pull off adalah “^”, dapat digunakan untuk mengartikan hammer on dan pull off.

Contoh: A–6^7^8–

Artinya “bunyikan not pada senar A (senar 5) pada kolom/fret ke 6, hammer on ke fret 7 dan pull off ke fret 8. Akan menjadi sangat mudah jika setiap orang fokus pada satu simbol yang sama untuk dijadikan acuan. Untuk itu setiap tab yang dibuat haruslah selalu menuliskan keterangan pada simbol yang digunakan, sehingga akan mudah bagi pemula untuk memahaminya.

Bends atau Bending (Melengkungkan)

Ketika memainkan tab, anda harus tau berapa banyak jumlah not yang harus di bends, dan biasanya bends disimbolkan dengan “b”, untuk contohnya lihat dibawah ini:

teknik bending

Menunjukkan bahwa anda harus membunyikan senar G pada kolom 7 dan bends ke atas sebanyak dua kolom atau 1 nada (lakukan dengan satu langkah sekaligus) sehingga akan bersuara sama seperti not pada kolom 9.

Ada juga teknik bends lainnya yang disebut pre-bends, dimana dalam teknik ini senar di bend sebelum not dibunyikan. Setelah not dibunyikan, bend dilepaskan. Pre-bends pada umumnya ditulis seperti contoh dibawah ini:

teknik pre-bends

Menunjukkan bahwa anda harus memainkan not tersebut pada kolom 7 dan bends senar ke atas sebanyak dua kolom, kemudian bunyikan senar tersebut dan lepaskan bend.

Slides (Menggeser)

Dalam dunia tablature, simbol yang paling sering digunakan adalah simbol / untuk slide ke atas dan simbol \ untuk slide ke bawah. Terkadang juga digunakan ‘s’ untuk fungsi slide.

Sobat tidak harus membubuhkan simbol secara terpisah untuk slide ke “atas” dan ke “bawah” dikarenakan pembacaan garis tab:

teknik slides atau menggeser

Kelebihan dan Kelemahan Gitar Tablature

Keunggulan Tab

  1. Dapat menunjukkan string mana yang harus ditekan dan dimainkan.
  2. Tab dapat menunjukkan cara memainkan berbagai macam nada (hammer on, slide, pull off, bending, dan lain-lain.
  3. Tab juga dapat menunjukkan Tuning masing-masing string/senar. Meliputi Standard, drop-down, atau up tuning.

Kelemahan Tab

  1. Tab tidak bisa menunjukkan kita jari mana yang harus digunakan.
  2. Tab tidak bisa menunjukkan lamanya nada yang harus dimainkan, jadi solusinya harus tau lagu atau mendengarnya dulu.
  3. Tidak bisa menunjukkan kapan saat di picking/dipetik atau struming/digenjreng-genjreng.

Latihan Gitar Tablature Untuk Pemula

tabs guns n roses – sweet child o mine

Sebelum menutup postingan ini, saya berikan beberapa tab untuk belajar. Silahkan di comot ya, tab ini punya nya bang slash dari grup band legendaris “Guns N’ Roses – Sweet Child On Mine”. Terima kasih sudah membaca postingan ini 🙂 Semoga bermanfaat! dan jangan lupa share ya ke medsos atau website kamu 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here