Beranda Sipil Mengenal Jenis Beton Precast

Mengenal Jenis Beton Precast

717
0
BERBAGI
Bagi yang berminat guest post, blog ini menyediakan form guest post untuk kalian yang ingin blognya mendapat kunjungan dari blog ini. Silahkan kunjungi melalui link guest post.
jenis beton pracetak
jenis beton pracetak

Beton Precast atau juga disebut beton pracetak merupakan bahan beton yang telah dibuat di pabrik dengan bentuk sesuai cetakan, kemudian beton yang dicetak tersebut akan diangkut dan dipasang ke tempat lokasi konstruksi bangunan. Beton Precast buatan pabrik terbuat dari campuran bahan bangunan dengan berbagai ukuran sesuai standart yang ditentukan.

Kelebihan menggunakan beton precast yg dibuat di pabrik adalah peningkatan kualitas bahan dan mengurangi berat dari konstruksi tersebut. Sistem beton pracetak adalah metode konstruksi yang mampu menjawab kebutuhan di era ini. Selain praktis dan manfaat di atas, beton precast juga akan berdampak pada lingkungan serta penghematan biaya kontruksi bangunan.

Contoh beton precast (Precast Concrete)

U-Ditch

u-ditch
u-ditch

U-Ditch adalah saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf U dan juga bisa diberi tutup. Umumnya digunakan sebagai saluran drainase ataupun irigrasi. Ketinggian saluran terbuka ini dapat bervariasi mengikuti kebutuhan di lapangan atau elevasi saluran yang diinginkan.

Tipe sambungannya menggunakan plat joint (Plat embeded dan sambungan but joint atau male female) dimana pada bagian pertemuan sambungannya cukup diberikan mortar sebagai penutup nat.

Saluran beton u ditch dibuat dengan ukuran yang bervariasi tergantung kebutuhan lapangan dan elevasi saluran yang diinginkan. Tidak ada standar ukuran yang membedakan seluran beton pracetak tersebut. Banyak perusahaan di Indonesia mencetak produk beton u-ditch ini dengan ukuran lubang dalam 30cm x 30cm hingga 120cm x 120cm dengan panjang yaitu 120cm.

Karena memiliki bentuk seperti huruf U, produk saluran air u ditch dapat diberi tutup pada bagian atas. Seperti yang kita tahu perbedaan mendasar dari u ditch dibandingkan dengan produk buis beton lain karena bentuknya. Buis beton memiliki bentuk lingkaran yang tertutup secara penuh, sedangkan u ditch 1/2 kotaknya adalah lubang.

Tutup u ditch sering disebut sebagai cover u ditch, di mana ia tersedia dua tipe yaitu heavy duty dan light duty. Anda bisa memilih tutup cover ini sesuai kebutuhan karena keduanya dibedakan berdasar ketebalannya.

Sambungan yang digunakan untuk merekatkan penampang u ditch satu dengan memanfaatkan mortar, seperti yang telah dijelaskan diatas. Tipe sambungannya adalah plat embeded dan but joint (plat joint). Memanfaatkan material ini mencegah terjadinya kebocoran ketika saluran u ditch telah dialiri air.

Spesifikasi & Ukuran U Ditch

Untuk mengetahui kebutuhan u ditch pada saluran yang anda butuhkan, anda dapat mengukur diameter u ditch bagian dalam rumus: (“D x t x p” / “Lebar dalam x tinggi x panjang”).

Misalnya saja, anda menentukan ukuran u ditch dengan dimensi 50 x 50 x 150 cm. Maka rincian ukuran lebar diamter dalam u ditch 50 cm, tinggi bagian dalam u ditch 50 cm, dan panjang u ditch 50 cm.

Dilihat dari pengaplikasiannya, u ditch diproduksi dengan beberapa tipe beton precast yang diantaranya adalah:

Light Duty

Tipe saluran ini biasa diaplikasikan untuk area yang digunakan sebagai jalan atau pijakan para pejalan kaki.

Heavy duty

Saluran air beton tipe heavy duty biasa diaplikasikan untuk area yang dilalui kendaraan atau beban berat lainnya.

Anda dapat memilih produk u ditch sesuai dengan spesifikasi kebutuhan anda.

Fungsi U-Ditch

Badan standarisasi Nasional Indonesia menetapkan manfaat saluran u ditch sebagai media Penyaluran air drainase. Dengan bentuk yang ia miliki, u ditch merupakan saluran air terbuka yang dapat diaplikasikan dengan pada beragam elevasi saluran yang dibutuhkan.

Kualifikasi yang harus dipenuhi u ditch berdasarkan standar nasional Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Saluran u ditch harus dapat mengalirkan dan meresap air hujan kedalam tanah dengan volume yang cukup besar, agar tidak menimbulkan genangan air di atas permukaan.
  • Proses produksi u ditch harus memenuhi standar SNI dan tidak memiliki cacat pada bagian permukaan sehingga dapat bekerja secara optimal.
  • Proses pemasangan u ditch sebaiknya dilakukan pada permukaan tanah yang stabil.

Analisa Harga Satuan Pekerjaan U Ditch

Mengapa banyak orang menggunakan saluran u ditch dibandingkan buis beton lainnya? Berikut adalah keunggulan yang ia miliki dibandingkan buis beton lainnya.

  • Proses pemasangan yang mudah dan cepat.
  • Material saluran u ditch lebih kuat dan tidak mudah patah.
  • Mutu dan kualitas yang ia miliki lebih baik jika dibandingkan saluran beton yang di cor pada lokasi.

Bagaimana cara mengetahui analisa harga satuan pekerjaan dari u ditch? Jika anda hendak menghitungnya maka hal utama yang harus diperhatikan adalah item tiap pekerjaan saluran u ditch, diantaranya:

  1. Proses pengerjaan galian tanah, urugan, pemadatan galian, dan pembuangan tanah sisa galian.
  2. Pengerjaan pasir urug dan lantai kerja t = 5 cm.
  3. Proses pemasangan u ditch beton precast.

Biasanya produk saluran u ditch dibuat dengan panjang 120 cm untuk tiap unit, jadi jika anda hendak membuat saluran air sepanjang 1 m, dibutuhkan saluran u ditch: 1 / 1,2 = 0,83 unit.

Contohnya kita hendak mengaplikasikan u ditch dengan ukuran 60 x 60 cm, maka analisa harga satuan tiap pekerjaannya dapat diuraikan sebagai berikut:

Item Pekerjaan Volume Satuan Perhitungan Volume
Galian tanah 1,139 m3 = 1,34*0,85
Pasir urug t=10 cm 0,074 m3 = 0,74*0,1
Lantai kerja t=5 cm 0,037 m3 = 0,74*0,05
Urugan tanah kembali 0,510 m3 = 0,3*0,85*2
Buang tanah sisa galian 0,518 m3 = 1,139 – 0,074 – 0,037 – 0,51
U Ditch 60x60x120 cm 0,833 Unit = 1/1,2
Tutup U Ditch l=60 cm 1,667 Unit =1/0,6
Upah pemasangan U Ditch 1,000 m’ =1

Box Culvert

box culvert
box culvert

Box Culvert adalah beton bertulang pra cetak berbentuk segi empat yang memiliki spigot dan socketnya. Pengertian lainnya, box culvert adalah salah satu jenis beton precast yang sering digunakan pada konstruksi saluran air, sehingga kerap disebut juga dengan gorong-gorong.

Sesuai dengan namanya, box culvert adalah beton precast yang berbentuk persegi atau kotak dengan ukuran yang sudah ditentukan. Namun bukan hanya persegi, box culvert pun dapat berbentuk trapesium atau bahkan bulat tergantung dengan kebutuhan.

Terdapat beberapa ukuran dan dimensi yang menjadi standar pabrik dengan menyesuaikan dengan perkiraan debit air yang mengalir. Bahan pembuatan box culvert adalah baja, chlorida (PVC), polyvinyl, atau bahan pembuatan beton pada umumnya yaitu semen, pasir, dan lain sebagainya.

Bentuk dari box culvert yang persegi memiliki sambungan di setiap sisinya untuk dipasang dengan box culvert lainnya. Sambungan tersebut adalah sambungan socket dan spigot yang berbentuk seperti pipa. Kedua sambungan ini, terutama sambungan spigot, bersifat kedap air sehingga sangat cocok untuk konstruksi pengairan.

Proses pemasangan box culvert pun cenderung mudah, terutama jika dibandingkan dengan beton cor di tempat. Pertama tentunya lahan harus digali sesuai dengan keperluan dan dilakukan pelapisan tanah dengan material yang tidak kasar. Hal ini agar tidak merusak box culvert itu sendiri, sekaligus menghindari pergeseran tanah yang mungkin saja terjadi.

Setelah itu tinggal dilakukan pemasangan box culvert pada bagian yang telah dilapisi, dengan berbentuk baris yang rapi setiap box-nya. Pemasangan ini perlu dilakukan secara hati-hati menggunakan alat berat agar sesuai dengan ketinggian, kelurusan, hingga kemiringannya.

Jika box culvert sudah terpasang, proses konstruksi selanjutnya adalah melakukan penyambungan antar box lalu mengurug permukaannya kembali.

Manfaat Dan Fungsi Box Culvert

Setelah mengetahui apa itu box culvert dan bagaimana cara kerja pemasangannya, selanjutnya kita perlu mengetahui apa fungsi dari material tersebut.

Terdapat banyak fungsi yang dihasilkan dari box culvert ini, namun secara garis besar terangkum menjadi tiga. Berikut adalah fungsi box culvert dalam penerapannya pada proses konstruksi:

1. Box culvert berfungsi sebagai material konstruksi bawah tanah

Yang Pertama, fungsi box culvert adalah material ini digunakan dalam proses konstruksi bawah tanah, bukan hanya bisa digunakan menjadi saluran air atau drainase saja. Box culvert juga bisa digunakan sebagai gorong-gorong kereta api, jembatan, terowongan, dan lain sebagainya.

Namun yang perlu diperhatikan adalah penerapan box culvert ini dikhususkan untuk konstruksi yang lebih pendek, seperti jembatan pendek dan terowongan pendek.

2. Kedap terhadap air tanah

Fungsi yang kedua dari box culvert adalah sifatnya yang kedap terhadap air tanah sehingga sangat cocok digunakan pada konstruksi bawah tanah, terutama saluran air. Seperti yang telah diulas sebelumnya, pada box culvert terdapat dua jenis sambungan yaitu sambungan socket dan spigot.

Kedua sambungan ini yang berperan menjaga posisi box culvert agar tetap menyatu setiap sisinya dan tidak terpengaruh atas pergeseran tanah.

3. Mempercepat proses konstruksi

Ketiga, fungsi box culvert adalah mempercepat proses konstruksi secara keseluruhan karena pemasangannya yang mudah dan cepat. Hal ini sesuai dengan yang telah diuraikan sebelumnya bahwa pemasangan dan penggunaan box culvert ini cukup simpel yang tentunya menghemat waktu konstruksi.

Terlebih lagi jika dibandingkan dengan proses pengecoran box secara manual yang selain memakan waktu, juga dapat mengganggu lingkungan sekitar.

Canstein

canstein
canstein

Kanstin atau Canstein adalah material beton precast yang biasa digunakan sebagai trotoar, pembatas bahu jalan, taman dan lain sebagainya. Fungsi canstein adalah sebagai penahan ataupun pengunci susunan paving block yang dipasang agar tidak bergeser atau berpindah posisi ketika terpasang.

Proses pemasangan canstein adalah sebuah proses yang dilakukan sebelum akan memasang konblok. Hal ini sangat berguna sekali untuk memudahkan mencari sudut lurus dari nat-natnya.

Namun tidak jarang pula kansteen difungsikan sebagai car stopper pada area parkir. Kansteen di Indonesia khususnya memiliki berbagai macam jenis, baik dari segi fisik / bentuk maupun dari segi fungsinya.

Berikut adalah jenis-jenis canstein beton dari beberapa perusahaan Indonesia dengan ukuran dan fungsinya:

1. Canstein Jepit

Jenis canstein yang pertama dan memiliki ukuran paling kecil diantara jenis canstein yang lainnya adalah canstein jepit. Jenis canstein beton ini biasanya digunakan pada area taman yang ada di perumahan-perumahan. Fungsinya sebagai pembatas atau border untuk taman tersebut.

Selain itu canstein beton ini dapat menambah estetika dari taman sehingga terlihat lebih rapi serta cantik. Type canstein jepit yang diproduksi ada dua macam ukuran, yaitu ukuran canstein dengan dimensi 40x20x10 cm dan 40x20x13x10 cm.

2. Canstein Taman

Canstein beton pracetak jenis ini memiliki ukuran dan spesifikasi standar. Canstein model ini banyak digunakan sebagai pembatas jalan. Selain itu, dapat juga diaplikasikan pada sistem pengaspalan jalan ataupun pemasangan paving block.

Canstein taman yang diproduksi di pabrik Indonusa Conblock ada dua macam, yaitu dimensi kanstin 40x25x15x13 cm dan dimensi 40x28x15x13 cm.

3. Canstein Pembatas Jalan Raya (Kanstin DKI)

Canstein pembatas jalan atau lebih dikenal dengan istilah canstein DKI Jumbo adalah canstein dengan ukuran paling besar. Ukuran dari canstein jenis ini ada dua macam yaitu type canstein 60x25x22x18 cm dan type 60x30x25x20 cm.

4. Canstein Type S (Canstein Tali Air)

Canstein type S sangat cocok bila digunakan pada perumahan cluster karena bentuknya yang unik dan fungsinya yang dapat diaplikasikan sebagai tali air atau jalan air.

Bentuknya yang lebih tirus pada bagian depan memungkinkan air mengalir pada bagian permukaan canstein tersebut. Canstein type S memiliki spesifikasi ukuran 40x30x15x8 cm.

5. Canstein Lubang Air

Canstein lubang air adalah kansteen yang memiliki lubang ditengahnya. Fungsinya sebagai lubang pembuangan air yang menuju ke saluran u ditch atau gorong gorong.

Semua jenis canstein yang diproduksi terdapat pula kansteen model lubang air.

Fungsi Canstein

Canstein atau Kerb adalah salah satu produk beton pracetak yang difungsikan sebagai pembatas antara jalan dengan paving block pada trotoar.

Canstein ini terkadang juga di fungsikan sebagai car stopper pada area parkir mobil untuk pemberhenti mobil saat parkir. Tujuannya agar mobil yang sedang diparkir tidak melewati batas parkir sehingga mengakibatkan mobil yang sedang parkir dibelakangnya tertabrak.

Seringkali, pedestrian (trotoar pejalan kaki) mempunyai elevasi yang lebih tinggi daripada jalan. Oleh karena itu penggunaan canstein ini menjadi begitu sangat penting.

Karena selain berfungsi sebagai pembatas sekaligus meninggikan elevasi trotoar, penggunaan canstein juga untuk mempertegas area yang tidak boleh dilalui oleh kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat.

Selain itu pemasangan kanstin juga dapat menambah nilai estetika dan kerapihan dari trotoar jalan.

Macam-Macam dan Ukuran Canstein

Canstein terdiri dalam berbagai macam bentuk dan ukuran. Setiap pabrik beton precast mempunyai bentuk dan ukuran sendiri-sendiri, sehingga variasi dan ukuran canstein yang ada di pasaran sangatlah banyak.

Mulai dari panjang 40 cm hingga 60 cm, dengan tinggi yang bervariasi pula yaitu 20 cm, 25 cm, 28 cm hingga 30 cm. Dan harga canstein menyesuaikan besar kecilnya ukuran canstein tersebut.

Bila dilihat dari proses produksinya, canstein terdiri dari 2 jenis yaitu canstein dengan metode wet cast (cetak basah) ataupun dengan dry cast (cetak kering). Beda dari kedua metode ini ada di visual performance (penampakan).

Metode cetak canstein wet cast akan terlihat lebih halus, dan sedikit pori bila dibandingkan dengan metode dry cast. Akan tetapi, kekuatan dari kedua metode produksi ini tidak memiliki perbedaan.

Sekian postingan kali ini mengenai Jenis Beton Precast, semoga bisa bermanfaat untuk ilmu pengetahuan kita semua. Jangan lupa share artikel ini ke sosial media agar yang lain bisa mendapatkan manfaatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini