Beranda Manajemen Proyek Kerugian Biaya Energi di Proyek Sebagian Besar Karena Lengah, Waspadai!

Kerugian Biaya Energi di Proyek Sebagian Besar Karena Lengah, Waspadai!

50
0
BERBAGI
kerugian diproyek karena lengah

Risiko inefisiensi biaya energi di proyek ternyata sebagian besar bersifat hidden cost/tersembunyi karena sering tidak terdeteksi baik pada masa perencanaan maupun pada masa pelaksanaan. Jika suatu proyek membutuhkan energi yang besar dan terjadi inefisiensi, maka dapat dipastikan akan terjadi cost overrun biaya energi.

Biaya energi dapat dipersespsikan sebagai biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi di proyek. Ini tergantung dengan penggunaan peralatan yang digunakan dan bagaimana energi didapatkan. Umumnya proyek mendapatkan energi dari sumber listrik seperti genset dan PLN. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dapat mulai diperhitungkan penggunaan alternatif lain seperti solar cell.

Berdasarkan pengamatan, sebagian besar proyek mengalami cost overrun atas biaya energi. Parahnya, pelaku proyek sering tidak menyadari faktor penyebabnya yang seharusnya menjadi titik awal untuk melakukan langkah antisipasi.

Pada postingan kali ini diberikan suatu analisa sederhana yang dapat dijadikan pedoman atau checklist dalam memperkirakan dan antisipasi faktor risiko inefisiensi biaya energi di proyek.

Pada tabel di bawah ini adalah sekumpulan faktor risiko hasil analisis fishbone dan brainstorming dengan para pelaku konstruksi berikut dengan risk assessmentnya.

daftar penyebab cost overrun biaya bbm

Berdasarkan tabel di atas dibuat tabel dengan faktor risiko tinggi-ekstrim yang harus menjadi prioritas sebagai berikut:

daftar penyebab cost overrun biaya energi berisiko tinggi ekstrim

Tabel di atas merupakan tabel faktor risiko inefisiensi atas biaya energi. Faktor yang diwarnai kuning diidentifikasikan sebagai faktor yang dapat menyebabkan hidden cost. Dapat disimpulkan bahwa:

  1. Sebagian penyebab risiko merupakan risiko yang berkategori tinggi – ekstrim.
  2. Sebagian besar risiko tinggi – ekstrim adalah risiko yang dapat menyebabkan hidden cost.

Kesimpulan di atas tentunya dapat menjadi pelajaran dan menjadi dasar untuk melakukan antisipasi di proyek agar tidak terjadi cost overrun/kerugian atas biaya energi pada pelaksanaan proyek.

Sumber referensi: manajemenproyekindonesia.com

Sekian postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa share artikel ini ke sosial media agar yang lain bisa mendapatkan manfaatnya. Untuk mengikuti perbaruan konten situs ini, silahkan berlangganan melalui notifikasi yang muncul saat mengakses situs ini. Sekian dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here