Beranda Sipil Memahami Standar Pondasi Batu Kali Untuk Rumah Tinggal

Memahami Standar Pondasi Batu Kali Untuk Rumah Tinggal

1814
1
BERBAGI
pekerjaan pondasi batu kali

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai Cara Sederhana Dan Mudah Menghitung Volume Material Pondasi Batu Belah Untuk Rumah Tinggal, tapi apakah anda tau bagaimana standar pondasi batu kali/belah untuk rumah tinggal itu? Pasti diantara kalian ada yang belum tau, nah disini saya akan membahas mengenai standar tersebut.

Pondasi bangunan adalah bagian dari bangunan yang berfungsi menerima beban bangunan untuk diteruskan ke tanah dasar, jenis pondasi ada beberapa macam tergantung dari kondisi tanah dan jenis bangunan yang ada. Disini akan dibahas mengenai jenis pondasi berupa pondasi pasangan batu kali, pondasi ini biasa digunakan untuk bangunan 1 lantai dengan konstruksi standar (jenis beban: dinding sampai dengan atap genteng dengan kondisi tanah bagus).

Komposisi pasangan:

  • Urugan pasir, setebal 10 cm pada bagian bawah.
  • Pasangan aanstamping/batu kosong setebal 20 cm diatas urugan pasir.
  • Pasangan batu kali bentuk trapesium dengan campuran batu kali/gunung + pasir + semen PC dan kapur, biasanya dipakai komposisi 1PC  : 3KPR  : 10 PSR dengan ketinggian 1 m s/d 1,5 m (bisa lebih tergantung kondisi atau kontur tanah).
  • Lebar atas minimal 30 cm, lebar bawah tergantung ketinggian (makin tinggi maka akan makin lebar).

Tahapan dalam pelaksanaan:

PEKERJAAN TANAH

  1. Pembongkaran dan pembersihan.
  2. Pembersihan lapangan pekerjaan dilakukan dengan membuang rumput/tanah, sampah atau bahan lainnya yang mengganggu, menebang pohon-pohon dan mencabut akarnya serta membuangnya keluar lokasi.
  3. Galian tanah untuk pondasi disesuaikan dengan ukuran dalam gambar atau sampai ketemu tanah keras. Apabila diperlukan untuk memadatkan daya dukung yang baik, dasar galian harus dipadatkan atau ditumbuk.
  4. Jika galian melebihi batas kedalaman, maka harus melakukan penimbunan kembali dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum.
  5. Hasil galian yang dipakai untuk penimbunan harus diangkat langsung ketempat yang direncanakan . Sedangkan hasil galian yang tidak dapat dipakai untuk penimbunan harus disingkirkan.
  6. Harga satuan pekerjaan harus sudah mencakup semua biaya pekerjaan-pekerjaan, pembersihan, sewa alat, penimbunan dan pembuangan hasil galian.

PEKERJAAN PONDASI

  1. Pondasi bangunan yang digunakan adalah pondasi batu kali/batu gunung yang memenuhi persyaratan teknis atau sesuai dengan keadaan dilapangan.
  2. Pasangan pondasi adalah dari batu kali atau batu belah, ukuran pondasi harus sesuai dengan gambar rencana pondasi atau pondasi batu belah dengan perbandingan perekat 1pc : 3kp :  10ps dan kemudian diplester kasar, bagian bawah pondasi harus dipasangi batu kosong (aanstamping) tebal 20 cm dengan sela- selanya disisi pasir urug, disiram air sampai penuh dan ditumbuk hingga padat dan rata.
  3. Celah-celah yang besar antara batu diisi dengan batu kecil yang cocok padatnya.
  4. Pasangan pondasi batu kali tidak saling bersentuhan dan selalu ada perekat diantaranya hingga rapat.
  5. Pada pasangan batu kali sudah harus disiapkan anker besi untuk kolom, dengan kedalaman anker 30 cm harus dicor dan panjang besi yang muncul diatasnya minimal 75 cm.
Pondasi batu kali dengan tambahan dolken kayu atau terucuk bambu
Pondasi batu kali biasa

Sekian artikel saya mengenai Memahami Standar Pondasi Batu Kali Untuk Rumah Tinggal, semoga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE disitus ini, terimakasih!

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here