Beranda Tips Rumah Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas Dalam Rumah

Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas Dalam Rumah

212
0
BERBAGI
Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas
Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas

Selamat malam sobat darsitek, kali ini darsitek akan menulis artikel mengenai Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas Dalam Rumah. Sinar matahari merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia, bahkan bisa dikatakan bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa matahari. Tapi pada satu titik tertentu, matahari bisa menyebabkan terganggunya aktivitas kita sehari-hari, yang menyebabkan gangguan kesehatan dan bisa menyebabkan kematian.

Semakin panasnya suhu bumi ternyata membuat kebanyakan orang justru menambah AC sebagai pendingin rumahnya. Ini bukannya mengurangi panas bumi, malah akan menambah panas bumi dan panas sekitar rumah akibat suhu panas dari outdoor AC. Sehingga perlu solusi berupa tips praktis mengatasi panas bumi tanpa AC sehingga akan ikut menyelamatkan lingkungan.

Mengurangi panas dalam rumah akibat meningkatnya panas bumi secara ramah lingkungan dan mudah serta efektif dapat dilakukan dengan memperhatikan sumber panas dan pendinginan ruangan non listrik. Banyak tindakan untuk mengatasi panas tersebut yang dibuat keliru karena semata-mata hanya mengikuti tips dengan tidak sesuai terutama pada sumber panas. Berikut ini langkah mudah mengantisipasi dan mengurangi hawa panas dalam ruangan yang efektif dan efisien serta ramah lingkungan khususnya untuk daerah tropis di Indonesia.

1. Mengidentifikasi Sumber Panas pada Ruangan dalam Rumah

Langkah ini adalah langkah pertama mengatasi panas dalam rumah. Pemilik rumah perlu mengidentifikasi letak panas dalam ruangan rumah. Umumnya sumber panas dalam rumah terdapat pada atap dan dinding serta sumber dari dalam rumah itu sendiri. Tentukan mana sumber panas yang utama dengan survey berupa pengamatan langsung. Pengamatan dapat dilakukan menggunakan alat bantu pengukur suhu ruangan digital yang cepat untuk mendata kondisi ruangan.

Alat pengukur ruangan digital

Sangat disarankan untuk melakukan pengamatan pada empat kondisi, yaitu pagi hari sekitar pukul 9 – 10 A.M, siang hari pukul 12 -13 P.M, dan sore hari pukul 15 – 16 P.M, serta malam hari pukul 19 – 20 P.M. Hal ini untuk mendeteksi sumber panas pada berbagai kondisi waktu tertentu. Harapannya kedepan agar langkah mendinginkan ruangan menjadi maksimal untuk sepanjang waktu. Identifikasi sumber panas disarankan pada saat puncak musim panas. Lokasi pengamatan dilakukan pada beberapa lokasi sekitar rumah, seluruh ruangan, semua dinding pembatas rumah, dan plafond. Survey berupa pencatatan suhu agar ditulis pada denah rumah dan lingkungannya.

Contoh hasil pengukuran suhu ruangan kamar pada malam hari
Contoh hasil pengukuran suhu ruangan kamar pada malam hari

2. Analisis Sumber Penyebab Panas

Hasil proses langkah pertama akan dianalisis untuk mengetahui sumber panas dalam rumah pada tiap ruangan secara akurat. Selain itu akan diketahui pula tingkat penghantaran panas dari luar ke dalam rumah.

Loading...

Setelah teridentifikasi, lalu lakukan analisa sederhana penyebab utama atas sumber panas tersebut. Hal ini karena kunci utama efektifitas mengatasi panas dalam ruangan adalah dengan mengetahui secara tepat sumber penyebab panas itu sendiri. Berikut ini adalah 3 sumber penyebab panas utama dalam ruangan:

  • Sinar matahari – Sinar matahari adalah sumber panas utama pada bumi ini. Panas sinar matahari akan masuk ke dalam ruangan melalui media atap dan dinding rumah.
  • Kondisi panas sekitar lingkungan rumah – Lingkungan yang gersang dan terdapat banyak penyimpan panas serta tidak terlindungi dapat menyebabkan panas dalam ruangan melalui aliran udara. Contoh: jika rumah di tepi jalan raya, maka besar kemungkinan panas ruangan disebabkan oleh hawa panas permukaan aspal yang masuk ke dalam rumah.
  • Sumber panas lainnya – Sumber panas lainnya yang berkontribusi pada suhu ruangan adalah panas peralatan listrik, masak, dan panas dari manusia itu sendiri.
Sumber penyebab panas ruangan

Lakukan analisis pada setiap ruangan, karena sangat banyak kemungkinan penyebab panas tiap ruangan berbeda. Beberapa kasus analisis sumber penyebab panas dalam ruangan adalah sebagai berikut:

  • Pada rumah beratap seng, maka kemungkinan besar penyebab panas adalah jeleknya isolator panas dari atap.
  • Pada rumah menghadap barat – timur, maka kemungkinan besar penyebab panas adalah sinar matahari yang masuk melalui bukaan dinding.
  • Pada rumah berdinding spesi tipis (seperti kebanyakan rumah di Kalimantan), maka sumber penyebab panas ada pada dinding tersebut.
  • Pada rumah yang terletak di tepi jalan raya yang gersang, maka sumber penyebab panas dapat dari hawa panas lingkungannya yang masuk melalui bukaan pintu dan jendela rumah.
  • Pada rumah yang mempunyai plafond pendek, berventilasi kurang baik dan jumlah penghuni yang banyak, maka sumber penyebab panas ada pada panas manusia itu sendiri yang tidak disirkulasikan dengan lancar. Pada daerah tropis, pertukaran udara memiliki standar khusus seperti pada tabel dibawah ini:
pertukaran udara minimal

Pertukaran udara minimal di atas dapat dilakukan dengan ventilasi alami maupun buatan. Pada ruangan dengan padat aktifitas dan orang, maka pertukaran udara yang diperlukan cukup tinggi. Seperti kamar keluarga dan kamar tidur, membutuhkan pertukaran udara minimal sebesar 20x atau dua kali lipat dibandingkan pada ruang bergerak. Hal ini jelas menunjukkan kebutuhan ventilasi pada ruang seperti ini membutuhkan ventilasi lebih besar dimana jika tidak dapat diatasi secara alami, maka dapat ditambahkan ventilasi buatan dengan kipas angin dan exhaust fan.

3. Menentukan Langkah Solusi Pendinginan Rumah yang Efektif, Efisien, dan Ramah Lingkungan

Langkah ini dilakukan berdasarkan output langkah kedua. Solusi pendinginan rumah, sangat tergantung pada sumber penyebab panas itu sendiri. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut darsitek berikan beberapa langkah solusi utama pendinginan rumah berdasarkan sumber penyebab utama yang sering terjadi dan yang dinilai efektif, efisien, serta ramah lingkungan yang menghindari kesulitan tinggi, biaya mahal, dan penggunaan listrik berlebihan, yaitu:

solusi pendinginan rumah yang efektif

Sumber penyebab panas sendiri seringkali tidak hanya satu, tapi ada banyak penyebabnya. Sehingga langkah pendinginan rumah juga seringkali lebih dari satu langkah. Solusi pada tabel di atas adalah solusi yang sudah terbukti. Tentu masih ada solusi lain yang dapat mendinginkan ruangan, tetapi dinilai masih lebih mahal dan kurang efektif.

Oke, mungkin itu saja pembahasan artikel kali ini mengenai Cara Antisipasi dan Mengurangi Hawa Panas Dalam Rumah. Jangan lupa share dan berlangganan untuk tetap mengikuti perbaruan konten situs ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here