Beranda Sipil Mengenal Rekayasa Lapangan (Field Engineering)

Mengenal Rekayasa Lapangan (Field Engineering)

1033
0
BERBAGI
pengukuran ulang lebar jalan
pengukuran ulang lebar jalan

Halo rekan-rekan sekalian, apa kabar kalian hari ini? Saya doakan semoga sehat selalu. Kali ini kita akan membahas mengenai rekayasa lapangan dalam proyek konstruksi. Mari simak penjelasannya selengkapnya dibawah ini.

Mengenal Rekayasa Lapangan (Field Engineering)

Rekayasa lapangan (Field Engineering) adalah suatu kegiatan untuk mencari kesesuaian antara rancangan asli yang ditunjukkan dalam gambar dengan kebutuhan aktual lapangan. Kegiatan ini terdiri dari survei lapangan dan analisis data lapangan. Penyedia jasa harus menyediakan tenaga ahli yang mampu melaksanakan kegiatan rekayasa lapangan tersebut.

Pada awal pelaksanaan pekerjaan, personil tersebut harus disertakan dalam pelaksanaan suatu survei lapangan yang lengkap dan menyiapkan laporan hasil survei lapangan untuk menentukan kondisi fisik dan struktur perkerasan lama dan fasilitas drainase yang bersangkutan. Dengan demikian akan memungkinkan Direksi Pekerjaan melaksanakan revisi minor dan menyelesaikan serta menerbitkan detil pelaksanaan sebelum kegiatan pelaksanaan dimulai. Selanjutnya personil tersebut harus disertakan dalam pematokan (staking out) dan survei seluruh kegiatan, investigasi dan pengujian bahan tanah dan campuran aspal, dan rekayasa serta penggambaran untuk menyimpan Dokumen Rekaman Kegiatan.

Selama 30 hari pertama sejak periode mobilisasi, penyedia jasa harus menyerahkan personil tekniknya untuk melakukan survey lapangan dan membuat laporan tentang kondisi fisik dan struktur dari perkerasan, drainase selokan, gorong-gorong, jembatan, dan lain sebagainya.

Pekerjaan survei lapangan ini harus mencakup inventarisasi geometrik yang meliputi: lebar perkerasan, kondisi permukaan, jenis lapis permukaan, detail bahu jalan; radius tikungan, lereng melintang (superelevasi di tikungan), dan kelandaian.

Pelaporan gambar potongan memanjang yang lengkap sepanjang dari tiap tepi jalan haruslah dalam bentuk baku yang diterima oleh direksi pekerjaan dan juga harus diserahkan kepada direksi pekerjaan dalam jumlah satu asli dan tiga salinan sebagai bagian dari seluruh laporan survei penyedia jasa.

Sumber referensi: kitasipil.com

Demikian penjelasan kali ini mengenai rekayasa lapangan (field engineering). Semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian. Jangan lupa share artikel ini ke sosial media agar yang lain bisa mendapatkan manfaatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini