Beranda Tips Rumah Cara Merawat Material Kayu dari Serangan Rayap

Cara Merawat Material Kayu dari Serangan Rayap

173
0
BERBAGI
rayap yang menggerogoti kayu
rayap yang menggerogoti kayu

Material kayu memang sudah sejak turun temurun digemari baik untuk konstruksi ataupun interior, walaupun cukup mengkhawatirkan karena menjadi santapan yang lezat bagi hewan yang bertubuh kecil yang biasa kita sapa dengan rayap. Meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil, rayap ini tidak bisa dianggap remeh keberadaannya. Mengapa? Karena rayap selalu makan 24 jam dan 7 hari yang otomatis peralatan atau material kayu yang ada di rumah anda bisa rusak parah dalam waktu yang tidak lama.

Oleh karena itu, jika anda sudah menyadari kemunculan si hewan mini ini di rumah anda, anda harus segera mengatasinya supaya kerusakan yang diakibatkannya tidak berlanjut agar biaya perbaikan yang harus dikeluarkan nantinya tidak terlalu banyak. Untuk itu, anda harus memiliki pengetahuan mengenai pengawetan kayu itu sendiri.

Nah, untuk anda yang saat ini sedang mencari referensi tentang hal tersebut, yakni tips furniture rumah tidak dimakan rayap, sebaiknya tetap membaca artikel kali ini sampai selesai, karena di sini juga akan menjelaskan tentang hal tersebut. Namun, sebelum itu, kami akan memberikan informasi mengenai ciri-ciri adanya rayap di rumah anda, antara lain:

Ciri-Ciri Keberadaan Rayap

  1. Pertanda yang paling kuat dari keberadaan rayap di rumah anda adalah munculnya rayap. Meskipun ukuran hewan satu ini cukup kecil, tetapi Anda pasti sudah paham cara membedakan rayap dengan hewan kecil lainnya seperti kutu atau semut bukan?
  2. Rayap yang memakan kayu biasanya akan menyisakan serbuk yang bentuknya bulat kecil.
  3. Untuk mendeteksi keberadaan rayap, anda bisa juga melakukannya dengan mengetuk-ngetuk kayu untuk mengetahui apakah di dalamnya ada rongga atau tidak. Jika ada, itu artinya ada rayap di dalamnya.

Cara Merawat Material Kayu dari Serangan Rayap

Nah, itulah beberapa cara untuk mengetahui keberadaan rayap di rumah anda. Dan sekarang kita beralih ke pembahasan mengenai cara agar kayu tidak digerogoti hewan rayap seperti berikut ini:

  1. Jika bangunan yang anda rencanakan belum berdiri, anda bisa melakukan tindakan pencegahan dengan cara melakukan penyuntikan cairan antirayap ke dalam tanah yang ada di sekeliling bangunan. Carilah perusahaan anti rayap yang tergabung dalam ikatan Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (IPPHI) sehingga anda memperoleh jaminan selama 5 tahun untuk bangunan baru dan 3 tahun untuk bangunan yang sudah berdiri.
  2. Jika rumah sudah jadi, anda bisa mengaplikasikan cairan antirayap tersebut dengan cara menyemprotkannya atau menggunakan kuas lalu disapukan secara langsung pada kayu. Jika di rumah anda ternyata tidak ada cairan antirayap ini, anda bisa menggantinya dengan bahan lain berupa campuran oli dan solar dengan perbandingan 1:3. Setelah diaplikasikan dan cairan tersebut benar-benar kering, barulah anda boleh mengecatnya kembali.
  3. Pemilihan jenis kayu juga perlu perhatian khusus karena kualitas kayu yang rendah akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Anda bisa juga melakukan tindakan pencegahan dengan cara memilih kayu yang keras yang sering digunakan untuk konstruksi atap, kusen, furniture dan sebagainya seperti kayu jati, kayu ulin dan kayu ebony. Harganya memang mahal, tetapi inilah salah satu cara mengantisipasi adanya rayap dirumah anda.
  4. Jika anda masih penasaran dengan cara lain, anda bisa meracik ramuan antirayap dengan berbagai bahan yang dibutuhkan antara lain kapur barus, minyak solar dan kuas atau jarum suntik. Adapun cara peramuannya adalah sebagai berikut:
    • Ambil kapur barus sebanyak 200 gram lalu giling sampai halus.
    • Siapkan minyak solar sebanyak 1 liter.
    • Campurkan bubuk kapur barus dengan minyak solar lalu aduk supaya kedua bahan bisa tercampur merata.
    • Aplikasikan ramuan antirayap ini pada bagian-bagian yang anda inginkan, dan sebaiknya dilakukan dengan cara berulang-ulang.
  5. Apabila perabotan kayu anda telah terkena rayap, sebaiknya dilihat tingkat kerusakannya, jika memang sudah parah sebaiknya disingkirkan karena cepat atau lambat akan menjangkiti barang-barang yang lain. Apabila masih bisa diselamatkan maka bagian yang terkena rayap dikikis atau dipotong sehingga tidak ada jalan rayap lagi dan kemudian bisa kita lakukan penyuntikan atau pelapisan cairan anti rayap. Setelah cairan mengering sempurna, lakukan perbaikan dengan mendempul bagian-bagian yang terkena rayap dan melapisi kembali dengan cat atau pelapis kayu lainnya. Bagian-bagian perabot yang menempel pada dinding pun perlu dilakukan treatment dengan melapisinya menggunakan cat anti rayap. Untuk lantai kayu dan furniture lakukanlah perawatan dengan membersihkannya menggunakan cairan khusus untuk merawat kayu serta lakukanlah pengecekan dan memindahkan secara berkala agar kondisi barang-barang tersebut selalu terpantau dan bisa diatasi sedini mungkin.

Loading...

Jika anda menyayangi perabotan kayu dan rumah anda, apalagi merupakan warisan orang tua, segeralah berantas sampai tuntas, janganlah sekali-kali membiarkan kebocoran kecil yang akan menimbulkan kelembaban, apalagi jika sampai membasahi perabotan kayu kita. Daerah yang lembab dan bau kayu basah akan menjadi tempat yang subur bagi perkembangan rayap.

Setidaknya itulah 5 cara supaya kayu tidak dimakan rayap yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Penting untuk Anda memperhatikan hal ini karena bagaimanapun rayap yang ada di tempat tinggal kita, apalagi jika sudah menggerogoti rangka atap atau kusen rumah sangat berpotensi untuk mencelakakan diri kita jika dibiarkan terlalu lama. Terimakasih dan jangan lupa share 😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here