Beranda Struktur Bangunan Cara Pemasangan Dinding Pasangan Batu Bata Yang Benar Dalam Konstruksi Bangunan

Cara Pemasangan Dinding Pasangan Batu Bata Yang Benar Dalam Konstruksi Bangunan

7567
0
BERBAGI
pemasangan dinding batu bata

Dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya dinding mempunyai fungsi diantaranya:

  • Pembatas ruang luar dengan ruang dalam.
  • Penyokong atap dan langit-langit.
  • Pembatas antara tiap ruang di dalam rumah.
  • Penahan cahaya, hujan, angin, debu, suara, dan lain-lain yang bersumber dari alam.
  • Pemisah ruang yang bersifat pribadi dan ruang yang bersifat umum.
  • Untuk keindahan Arsitektur

Jenis Dinding

Dinding Struktural
Sebagai Struktur Bangunan (Bearing Wall). Dinding ini berperan untuk menopang atap dan sama sekali tidak menggunakan cor beton untuk tiang kolom (besi beton). Bahan Dinding Struktur yang biasa digunakan pada suatu bangunan adalah Batu Bata. Banyak digunakan pada zaman dahulu. Konstruksinya 100% mengandalkan pasangan batu bata dan semen.

Dinding Non-Struktural
Dinding ini adalah dinding yang tidak menopang beban, hanya sebagai pembatas, apabila dinding dirobohkan maka bangunan tetap berdiri. Beberapa material dinding non-struktural di antaranya seperti batu bata, bata ringan, batako, kayu, kaca, dan lain-lain.

Dinding Partisi atau penyekat
Dinding penyekat adalah batas vertikal yang ada di dalam ruangan (interior), bahan-bahan yang digunakan untuk dinding partisi ini diantaranya seperti gypsum, triplek, papan kalsium, kaca, pvc, dan lain-lain.

teknik pemasangan batu bata

Kelebihan dan Kekurangan Batu Bata

Kelebihan Batu bata (+)

  1. Keretakan relatif jarang terjadi.
  2. Pada pekerjaan yang sempit,lebih cocok menggunakan material ini.
  3. Tidak membutuhkan perekat yang khusus.
  4. Pengangkutan lebih mudah karena ukuran yang lebih kecil.
  5. Dari segi struktur mempunyai kekuatan yang tinggi dan tahan lama dibanding dengan batako.
  6. Batu bata merah kedap air sehingga jarang terjadi rembesan pada tembok.
  7. Mudah memasangnya karena tukang tidak harus memiliki keahlian khusus.
  8. Kuat dan tahan lama karena batu bata tahan terhadap cuaca panas, cuaca dingin dan udara lembab.
  9. Penolak panas yang baik. Batu bata mampu membuat hawa di dalam rumah terasa dingin walau diluar rumah cuaca panas.
  10. Warna yang unik. Pemilik rumah ada kalanya sengaja tidak menutup batu bata dengan semen dan cat, dan sebaliknya batu bata dibiarkan terekspos sehingga memberikan kesan alami pada rumah.
  11. Harganya Murah. Dari segi harga per buah memang lebih murah tapi tentu harus dihitung per satuan luas terlebih dahulu. Tanah liat yang merupakan bahan utama batu bata mudah didapat dan persediaannya  cukup banyak.

Kekurangan Batu Bata (-)

  1. Waktu pemasangannya lebih lama karena ukuran yang kecil dibandingkan material dinding bangunan yang lain.
  2. Saat akan pemasangan harus direndam atau dibasahi terlebih dahulu supaya rekat dengan spesi.
  3. Dari segi estetika untuk pemasangannya kurang begitu rapi. Harus membutuh batu bata merah ekspos yang khusus dan lebih mahal daripada batu bata biasa.
  4. Lebih boros dalam menggunakan campuran spesi seperti semen dan pasir karena dengan ketebalan minimal 1,5 cm atau 2 cm. untuk perhitungan kebutuhan semen pasir pada spesi bisa lihat artikel sebelumnya.
  5. Jika proses pembakarannya kurang matang, bata mudah retak dan pecah.
  6. Lebih banyak yang terbuang untuk potongan-potongan batu bata.
  7. Kurang cocok untuk dinding rumah tinggal 2 lantai ke atas. karena rumah 2 lantai ke atas struktur utama adalah kolom dan batu bata membebani lebih banyak daripada batako yang relatif lebih ringan.
  8. Biaya lebih tinggi dari dinding batako.

Loading...

Kriteria Batu Bata Berkualitas Baik

  1. Batu bata harus seragam/sama dalam ukuran, dengan sudut tajam dan tepi yang rata.
  2. Batu bata bebas dari retak atau cacat, dan dari batu dan benjolan apapun.
  3. Permukaan harus benar dalam bentuk persegi panjang satu sama lain untuk menjamin kerapian pekerjaan.
  4. Mempunyai ukuran yang standar yaitu pertama, Panjang 240 mm, Lebar 115 mm dan Tebal 52 mm dan yang kedua, Panjang 230 mm, Lebar 110 mm dan Tebal 50 mm
  5. Mempunyai kekuatan yang baik akan memberikan suara yang padat jika diketok.

Jenis Pemasangan Dinding Batu Bata

Ada 3 Jenis Pemasangan Batu Bata Merah, yaitu :

  • Pasangan ½ bata: Pemasangan bata secara memanjang dengan lebar bata merah sebagai tebal dinding.
  • Pasangan 1 bata: Pasangan bata secara melintang dengan panjang bata sebagai tebal dinding.
  • Pasangan rollag: Pasangan bata secara miring melintang yang berfungsi sebagai pasangan resapan air dibagian paling bawah pasangan bata.
pasangan dinding bata

Teknik Pemasangan Batu Bata

  1. Pasangan batu bata untuk dinding – dinding luar pada bangunan umumnya dapat dipakai pasangan batu bata ½ batu.
  2. Dinding Pengisi dari pasangan bata ½ bata harus diperkuat dengan sloof, kolom praktis, rollag, dan ring balok yang berfungsi untuk mengikat pasangan bata dan menahan/menyalurkan beban struktural pada bangunan agar tidak mengenai pasangan dinding bata tersebut.
  3. Campuran spesi pada pasangan tembok harus cukup kedap air agar tembok tidak mudah basah jika terkena air hujan. Dinding bata yang memerlukan campuran kedap air misalnya tembok pada kamar mandi, WC, tempat cuci, dan dapur, spesi nya 1 PC : 2 PS, artinya 1 takaran semen dan 2 takaran pasir. Dinding bata yang tidak memerlukan campuran kedap air, perbandingan spesi umumnya 1 PC : 3 PS : 10 KP.
  4. Perkuatan dinding batu bata dengan kolom praktis. Kolom-kolom praktis merupakan bagian kerangka yang  membantu dan memperkuat posisi dinding pasangan batu bata, dan pemasangan kolom ditempatkan pada sudut pertemuan pasangan batu bata.
  5. Pasangan dan penempatan kolom-kolom praktis yang berukuran 13 x 13 atau 15 x 15 ditempatkan pada seluas bidang dinding tembok batu bata 12 m2. Jadi, penampang kolom praktis yang berukuran 15 x 15 cm itu ditempatkan penulangan/pembesian ø 4 – 12 mm dan pemasangan sengkang/cincinnya dengan ø 6 – 20 cm dan terpasang pada dinding bata dengan jarak 3 – 4 m
  6. Untuk penempatan Kusen di bagian atas dari ambang atas kusen dipasangkan batu bata berdiri atau disebut sebagai rollag dengan adukan menggunakan perbandingan 1 PC: 2 Ps atau dipasang balok latai 15/20 atau 13/20 dengan tujuan agar kusen tidak menerima beban dari dinding diatasnya.

Sekian postingan kali ini mengenai Cara Pemasangan Dinding Pasangan Batu Bata Yang Benar Dalam Konstruksi Bangunan, mudah-mudahan bisa diaplikasikan dilapangan. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here