Beranda Struktur Bangunan Penentuan Dimensi Elemen Struktur Bangunan

Penentuan Dimensi Elemen Struktur Bangunan

5254
2
BERBAGI
Bantu support blog asdar.id agar bisa lebih berkembang lagi untuk membagikan ilmu pengetahuan secara gratis. Caranya yaitu dengan menyisihkan sedikit rejeki anda melalui laman donasi, klik DISINI. Semoga apa yang anda berikan bisa menjadi penolong di Akhirat kelak, Amin Ya Rabbal 'Alamin :-)
dimensi elemen struktur bangunan
dimensi elemen struktur bangunan

Halo rekan-rekan sekalian, apa kabar kalian hari ini? Saya doakan semoga kalian sehat selalu. Pembahasan kita kali ini yaitu berjudul penentuan dimensi elemen struktur bangunan. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak pembahasan dibawah ini.

A. Balok Induk

Balok merupakan elemen struktur pemikul momen yang berfungsi mentransfer beban dari plat ke kolom. Dimensi tinggi balok induk ditentukan berdasarkan rule of thumb sebagai berikut: Untuk bentang antar kolom 8 m, maka tinggi balok induk = 8000 mm/12 = 666,67 ~ 700 mm. Lebar balok diambil= h/2 = 700 mm/2 = 350 mm. B1-350×700 mm.

B. Balok Anak

Dimensi tinggi balok anak ditentukan berdasarkan rule of thumb sebagai berikut: Untuk bentang antar balok induk 8 m, maka tinggi balok anak = 8000 mm/16 = 500 mm. Lebar balok diambil = h/2 = 500 mm/2 = 350 mm. B2-250×500 mm.

C. Sloof

Sebagai pengikat struktur diatas tanah digunakan sloof SL1-300×600 dan SL2-250×500. Sloof ini diharapkan dapat menahan beban dinding diatasnya serta meningkatkan kekuatan serta kekakuan lentur pondasi.

D. Plat

Plat yang digunakan merupakan plat dua arah. Plat dua arah memiliki kelebihan diantaranya dalam hal kekakuan lantai yang lebih besar dalam dua arah pembebanan gempa. Meskipun begitu, perencana struktur juga biasa menggunakan tipe plat satu arah untuk menghemat volume tulangan dalam arah tertentu. Dimensi plat ditentukan berdasarkan rule of thumb sebagai berikut: Untuk bentang plat diantara pendukungnya sebesar 4 m, maka tebal plat = 4000 mm/30 = 130 mm~150 mm. PL1-150 mm Plat atap diasumsikan memiliki beban yang lebih ringan daripada plat lantai. Tinggi plat atap diambil sebagai PL2-120 mm.

E. Kolom

Kolom merupakan elemen vertikal yang menerima transfer beban dari plat dan balok, kemudian meneruskannya ke tanah melalui kontruksi pondasi. Gaya aksial yang bekerja pada kolom dikondisikan memiliki nilai >> 0.1 Ag fcā€™. Perkiraan gaya aksial kolom dapat diperoleh dari hasil running analysis software SAP 2000 dengan dimensi kolom yang diasumsikan terlebih dahulu.

Sumber referensi:Ā sipilworld.blogspot.com

Sekian postingan kali ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua. Jangan lupa share artikel ini ke sosial media agar yang lain dapat membacanya juga. Ikuti juga fanspage blog ini di facebook untuk mengikuti perbaruan postingan. Sampai jumpa pada artikel berikutnya.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini