Beranda Struktur Bangunan Sistem Penulangan Plat

Sistem Penulangan Plat

2687
0
BERBAGI
Bantu support blog asdar.id agar bisa lebih berkembang lagi untuk membagikan ilmu pengetahuan secara gratis. Caranya yaitu dengan menyisihkan sedikit rejeki anda melalui tombol Donasi. Semoga apa yang anda berikan bisa menjadi penolong di Akhirat kelak, Amin Ya Rabbal 'Alamin :-)
sistem penulangan plat
sistem penulangan plat

Halo rekan-rekan sekalian, apa kabar kalian hari ini? Saya doakan semoga sehat selalu. Pembahasan kita kali ini yaitu mengenai sistem penulangan plat. Pembahasan selengkapnya silahkan baca dibawah ini.

Sistem Penulangan Plat

Sistem perencanaan tulangan pada dasarnya dibagi menjadi 2 macam yaitu:

  1. Sistem perencanaan plat dengan tulangan pokok satu arah (selanjutnya disebut: plat satu arah/ one way slab).
  2. Sistem perencanaan plat dengan tulangan pokok dua arah (selanjutnya disebut: plat dua arah/ two way slab).

1. Penulangan Plat Satu Arah

Konstruksi plat satu arah

Plat dengan tulangan pokok satu arah ini akan dijumpai jika plat beton lebih dominan menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang satu arah saja. Contoh plat satu arah adalah plat kantilever (luifel) dan plat yang ditumpu oleh 2 tumpuan.

Karena momen lentur hanya bekerja pada 1 arah saja, yaitu searah bentang L (lihat gambar di bawah), maka tulangan pokok juga dipasang 1 arah yang searah bentang L tersebut. Untuk menjaga agar kedudukan tulangan pokok (pada saat pengecoran beton) tidak berubah dari tempat semula, maka dipasang pula tulangan tambahan yang arahnya tegak lurus tulangan pokok. Tulangan tambahan ini lazim disebut: tulangan bagi. (seperti terlihat pada gambar di bawah).

Kedudukan tulangan pokok dan tulangan bagi selalu bersilangan tegak lurus, tulangan pokok dipasang dekat dengan tepi luar beton, sedangkan tulangan bagi dipasang di bagian dalamnya dan menempel pada tulangan pokok. Tepat pada lokasi persilangan tersebut, kedua tulangan diikat kuat dengan kawat bind draad. Selain memperkuat kedudukan tulangan pokok, fungsi tulangan bagi juga yaitu sebagai tulangan untuk penahan retak beton akibat susut dan perbedaan suhu beton.

tampak depan plat lantai

tulangan plat lantaiGambar di atas adalah plat dengan tulangan pokok 1 arah.

Simbol Gambar Penulangan

Pada plat kantilever, karena momennya negatif, maka tulangan pokok (dan tulangan bagi) dipasang di atas. Jika dilihat gambar penulangan Tampak depan (gambar (a)), maka tampak jelas bahwa tulangan pokok dipasang paling atas (dekat dengan tepi luar beton), sedangkan tulangan bagi menempel di bawahnya.

Tetapi jika dilihat pada gambar Tampak Atas (gambar (a)), pada garis tersebut hanya tampak tulangan horizontal dan vertikal bersilangan, sehingga sulit dipahami tulangan mana yang seharusnya dipasang di atas atau menempel di bawahnya. Untuk mengatasi kesulitan ini, perlu aturan penggambaran dan simbol-simbol sebagai berikut:

simbol penggambaran plat
simbol penggambaran plat

2. Penulangan Plat Dua Arah

Konstruksi Plat Dua Arah

Plat dengan tulangan pokok 2 arah ini akan dijumpai jika plat beton menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang 2 arah. Contoh plat 2 arah adalah plat yang ditumpu oleh 4 sisi yang saling sejajar.

Karena momen lentur bekerja pada 2 arah, yaitu searah dengan bentang (lx) dan bentang (ly), maka tulangan pokok juga dipasang pada 2 arah yang saling tegak lurus (bersilangan), sehingga tidak perlu tulangan lagi.

Tetapi pada plat di daerah tumpuan hanya bekerja momen lentur 1 arah saja, sehingga untuk daerah tumpuan ini tetap dipasang tulangan pokok dan bagi, seperti terlihat pada gambar dibawah. Bentang (ly) selalu dipilih > atau = (lx), tetapi momennya Mly selalu < atau = Mlx, sehingga tulangan arah (lx) (momen yang besar ) dipasang di dekat tepi luar (urutan ke-1). tampak depan plat dua arahtampak atas plat dua arahSimbol gambar di atas sama dengan simbol pada gambar penulangan 1 arah.

Perlu ditegaskan untuk plat 2 arah, bahwa di daerah lapangan hanya ada tulangan pokok saja (baik arah lx maupun arah ly) yang saling bersilangan, di daerah tumpuan ada tulangan pokok dan tulangan bagi.

Jika ingin mencopy artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya karena saya melihat ada blog yang copas tidak menyertakan sumbernya. Atau jika tidak, tulislah dengan bahasa masing-masing. Hargailah setiap karya dan usaha orang lain. Sumber artikel sanggapramana.wordpress.com

Sekian postingan singkat kali ini mengenai sistem penulangan plat, semoga bisa bermanfaat untuk ilmu pengetahuan kita semua. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE disitus ini, terimakasih!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini