Beranda Tips Rumah Tips Mengatur Cahaya Dan Sirkulasi Udara Untuk Menambah Kenyamanan Rumah Tinggal

Tips Mengatur Cahaya Dan Sirkulasi Udara Untuk Menambah Kenyamanan Rumah Tinggal

591
0
BERBAGI
Mengatur Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Rumah

Selamat siang sobat darsitek, kesempatan kali ini saya akan menulis artikel mengenai Tips Mengatur Cahaya Dan Sirkulasi Udara Untuk Menambah Kenyamanan Rumah Tinggal. Unsur pencahayaan dan sirkulasi udara dalam desain rumah merupakan salah satu faktor dalam menciptakan kenyamanan pada ruangan serta mendukung kegiatan yang berlangsung di setiap ruangan. Dalam membangun sebuah rumah tinggal, anda perlu mengatur sirkulasi udara dan pencahayaan rumah untuk menciptakan kenyamanan yang optimal, namun demikian kita sering melihat adanya bentuk rumah atau bangunan yang hanya mengejar bentuk keindahan dan mengesampingkan aspek sirkulasi udara atau ventilasi udara dan pencahayaan rumah.

Jika ditinjau secara fisik, rumah memiliki kemampuan alami untuk membuat udara dalam suatu ruang menjadi lebih nyaman. Hal tersebut bisa saja terjadi karena pada dasarnya sebuah rumah yang dibangun pada suatu lokasi tersebut mempunyai suatu lingkungan, sehingga potensinya bisa dimanfaatkan. Contohnya adalah pemanfaatan angin dengan membuat bukaan pada suatu tempat tertentu (berupa jendela atau bukaan yang lain) serta mengolah material bangunan untuk mengantisipasi panas yang ditimbulkan oleh lampu penerangan maupun cahaya alami.

Di negara kita sendiri yang memiliki suhu udara dan kelembaban sekitar 300 C dan Rh 80%, secara umum suasana dalam rumah di kebanyakan tempat terasa lembab, panas dan kurang nyaman. Jika pemilik rumah tersebut tidak mau berpikir panjang untuk mengatasi permasalahan ini, secara otomatis memutuskan untuk menggunakan AC pendingin ruangan sehingga bisa tercipta suasana yang nyaman secara instan (meskipun sebenarnya masalah tersebut bisa diatasi dengan perencanaan ventilasi udara dan pencahayaan rumah yang baik).

Berikut ini adalah perencanaan rumah yang bisa anda gunakan sebagai pedoman dalam merencanakan sirkulasi udara dan pencahayaan rumah agar rumah yang akan kita desain nantinya agar terasa sejuk dan nyaman:

  1. Prioritaskan ruang-ruang yang membutuhkan sinar matahari serta sirkulasi udara secara langsung agar mempunyai bukaan ruang berupa pintu, jendela, BV, atau bentuk bukaan lain dengan posisi yang sesuai arah hadap bangunan. Hal ini penting dilakukan karena untuk menyesuaikan dengan arah sinar matahari serta aliran angin disekeliling rumah.
  2. Upayakan agar jumlah dan jenis media pencahayaan serta luasan ventilasinya pada suatu ruang sesuai dengan luas ruangan sehingga terjadi keseimbangan yang proporsional.
  3. Untuk menambahkan kenyamanan ruang, bisa dilakukan dengan penambahan jalusi (bovenlich) pada dinding bagian atas dibawah atap. Hal ini akan sangat membantu mengurangi udara panas yang masuk kedalam ruang dibawah atap diatas plafon, sehingga ruang didalamnya akan terasa sejuk dan nyaman.
  4. Ruang-ruang utama (seperti kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang keluarga, dan ruang makan) sebisa mungkin mendapatkan sinar matahari langsung pada jam tertentu (pagi) serta mendapatkan aliran udara langsung sepanjang hari.
  5. Minimalkan penggunaan fasilitas penyejuk udara (AC), kipas angin, serta lampu pada siang hari dengan melakukan pengaturan dan pengelolaan pencahayaan dan sirkulasi ventilasi udara secara optimal, misalnya adalah dengan menggunakan dinding kaca, jalusi, maupun lubang angin (ventilasi).
  6. Untuk membantu menciptakan kenyamanan dalam ruangan, bisa dilakukan dengan cara meninggikan plafon hingga setinggi 3 (tiga) meter, hal ini bisa membantu mempercepat pergerakan udara panas, karena berat jenis udara panas bisa terdorong keluar melalui lubang ventilasi dibagian atas. Hal ini akan membuat kenyamanan dalam ruangan bertambah secara alamiah.
  7. Optimalkan sirkulasi udara alami dan pencahayaan dalam ruangan dengan membuat desain jendela atau lubang angin /ventilasi yang mempunyai dua bukaan berbeda. Misalnya adalah dengan membuat jendela dengan dua bukaan dengan ukuran berbeda, bagian bawah yang berukuran lebih besar untuk memasukkan udara dan cahaya sekaligus, sedangkan bukaan bagian atas dibuat sedikit kecil untuk memaksimalkan aliran udara dalam ruangan tersebut.

Loading...

Secara garis besar untuk mendukung atau menata pola pencahayaan pada bangunan harus memperhatikan beberapa faktor diantaranya sebagai berikut:

PENCAHAYAAN ALAMI

  1. Arah jatuhnya sinar matahari. (terkait dengan posisi rumah terhadap arah datangnya sinar/cahaya matahari)
  2. Waktu penyinaran yang terbatas (antara pukul 06.00 – 18.00 ) (siang hari)
  3. Efek penyinaran, langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan yang ada di dalam ruangan.
  4. Pengaruh cuaca-cuaca yang akan timbul.
Ilustrasi Pencahayaan Kamar

Penggunaan cahaya alami terutama cahaya pagi sangat dibutuhkan di dalam ruang dikarenakan cahaya pagi bersifat menyehatkan. Untuk mengatur kualitas cahaya matahari pada pagi hari sesuai dengan yang diinginkan, dapat dilakukan dengan cara:

  • Gunakan bahan-bahan untuk pintu dan jendela yang tidak menimbulkan panas dan silau karena pantulan sinar matahari maupun lampu. Gunakan bahan aluminium yang tidak di-coting misalnya.
  • Memaksimalkan bukaan melalui ventilasi agar cahaya dapat masuk kedalam ruangan tanpa menganggu kenyamanan.
  • Untuk membantu mengontrol intensitas cahaya matahari yang masuk kedalam rumah, bisa ditambahkan jalusi pada bagian dinding lain dibawah plafon, sehingga aliran udara tetap lancar tetapi intensitas cahaya yang masuk tetap bisa terkendali dan terkontrol oleh jalusi tersebut.
  • Hindari menggunakan jenis bukaan ruang (jendela, VB, atau jenis bukaan lain) dengan ukuran yang tidak sesuai luasan ruangan, sehingga tidak terlalu silau dan panas.
  • Menggunakan vegetasi sebagai filter cahaya matahari.
  • Sinar matahari yang tinggi dapat mengakibatkan kesilauan baik itu secara langsung maupun pantulan cahaya, hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan kanopi sebagai penghalang/peneduh.
Ilustrasi Pencahayaan Luar Rumah

PENCAHAYAAN BUATAN

Dalam pencahayaan pada bagian dalam ruang sangat mempengaruhi dari aktivitas kegiatan dan fungsi dari bangunan. karena dapat memberikan suasana yang berbeda di dalam ruangan. Pencahayaan buatan atau lampu dapat memberikan kesan yang tidak membosankan terhadap sebuah bangunan atau ruang, dan pencahayaan buatan dapat menciptakan suasana yang berbeda pada ruangan, mulai dari bentuk dan warna yang dipakai.

Ilustrasi Pencahayaan Buatan

Cara ini dapat dipakai dengan menggunakan cahaya lampu baik lampu untuk dalam rumah maupun luar rumah misalnya :

  1. Type lampu Up-Down Light,
  2. Type lampu Ground,
  3. Type lampu Projector,
  4. Type lampu Under Water,
  5. Type lampu lampu Floodlight,
  6. Dan lain sebagainya.

Yang terpenting dalam mengatur sirkulasi udara dan pencahayaan rumah adalah bagaimana agar rumah kita terasa nyaman, sejuk sehingga memberikan ketenangan kepada penghuninya. Karena apabila sebuah ruangan di dalam rumah tertutup dan tanpa penghawaan, dapat menjadi ruangan yang pengap atau bahkan lembab. hal ini tentu saja mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan si penghuni rumah. Untuk itu, apabila tidak terdapat jalusi di sebuah ruangan, biasanya dipasang exhausvan untuk membantu pertukartan udara pada bagian rumah tersebut.

Sekian artikel kali ini mengenai Tips Mengatur Cahaya Dan Sirkulasi Udara Untuk Menambah Kenyamanan Rumah Tinggal, semoga bisa bermanfaat untuk rumah anda. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE disitus ini, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here