Beranda Sipil Memahami Mutu Beton K (kg/cm²) Dan Mutu Beton fc’ (Mpa)

Memahami Mutu Beton K (kg/cm²) Dan Mutu Beton fc’ (Mpa)

1746
0
BERBAGI
contoh pengujian beton

Beton adalah bagian dari suatu konstruksi yang dibuat dari campuran beberapa material sehingga mutunya akan banyak bergantung kondisi material pembentuk ataupun pada proses pembuatannya.

Untuk itu kualitas bahan dan proses pelaksanaannya yang harus dikendalikan agar dicapai hasil yang optimal. Untuk lebih mengetahui apa itu beton, silahkan baca artikel saya sebelumnya mengenai Pengertian, Definisi Dan Sejarah Beton.

Memahami Mutu Beton fc’ (Mpa) Dan Mutu Beton K (kg/cm²)

Mutu Beton fc’ (Mpa)

benda uji silinder

Beton dengan mutu fc’ 25 menyatakan kekuatan tekan minimum adalah 25 Mpa pada umur beton 28 hari. Dengan mengunakan silinder beton diameter 15 cm, tinggi 30 cm.

Mengacu pada standart SNI 03-2847-2002 yang merujuk pada ACI (American Concrete Institute).
Mpa = Mega Pascal
1 Mpa = 1 N/mm² = 10 kg/cm²

Contoh:

K-400, kekuatan tekan beton = 400 kg/cm², dengan benda uji kubus 15 x 15 x 15 Fc’ = 40 Mpa = kekuatan tekan beton = 40 Mpa, dengan benda uji silinder diameter 15 cm, tinggi 30 cm.

Mutu Beton Karakteristik (K)

Beton dengan mutu K-250 menyatakan kekuatan tekan karakteristik minimum adalah 250 kg/cm² pada umur beton tersebut 28 hari, dengan mengunakan kubus beton ukuran 15x15x15 cm.mengacu pada PBI 71 yang merujuk pada standart eropa lama.

Contoh :

K. 400, kekuatan tekan beton = 400 kg/cm2, dengan benda uji kubus 15 x 15 x 15 Fc’ = 40 MPa = kekuatan tekan beton = 40 Mpa, dengan benda uji silinder diameter 15 cm tinggi 30 cm

Berikut tabel Uji Mutu Beton

Benda Uji Perbandingan Kekuatan Tekan
Kubus 15 x 15 x 15 1.00
Kubus 20 x 20 x 20 0.95
Silinder 015 x 30 0.83

Pemahaman Mutu Beton fc’ (Mpa) dan Mutu Beton Karakteristik (K)

Berikut ini adalah table konversi dari mutu beton fc’ ke beton K:

Mutu Beton Mpa K = fc’/0,083 Kg/cm²
fc 5.00 K 60.24
fc 10.00 K 120.48
fc 12.00 K 144.58
fc 15.00 K 180.72
fc 16.00 K 192.77
fc 20.00 K 240.96
fc 22.50 K 271.08
fc 25.00 K 301.20
fc 30.00 K 361.45
fc 35.00 K 421.69
fc 40.00 K 481.93

Berikut ini adalah table konversi dari mutu beton K ke beton fc’:

Mutu Beton Kg/cm² fc = K x 0.083 Mpa
K 100 fc 8.30
K 125 fc 10.38
K 150 fc 12.35
K 175 fc 14.53
K 200 fc 16.60
K 225 fc 18.68
K 250 fc 20.75
K 275 fc 22.83
K 300 fc 24.90
K 325 fc 26.98
K 350 fc 29.05

Catatan:
Nilai praktis untuk padanan mutu beton antara PBI dan SNI:
a. Faktor konversi benda uji kubus ke silinder  = 0.83
b. Konversi satuan Mpa ke kg/cm²   1 Mpa = 1 N/mm² = 10 kg/cm²

Atau 1 Mpa = (100/9.81) kg/cm² ; gravitasi = 9.81 m/s² Jika ditetapkan secara khusus oleh konsultan perencana.

Contoh:
1 Mpa  = 1 N/mm² = 10 kg/cm²
fc 15 Mpa setara dengan = (15 x 10) / 0.83
= 150/0.83
= 180.72 kg/cm²
K 200 kg/cm² setara dengan = (200 / 10) x 0.83
= 20 x 0.83
= 16.6 Mpa

Table diatas merupakan contoh yang bias dijadikan sebagai acuan dalam menentukan mutu beton dalam pelaksanaan terkait dengan pemahaman antara kualitas beton K (kg/cm²) dan fc (Mpa). Untuk mengetahui kepastian komposisi campuran dan kualitas yang disyaratkan dapat dilakukan pengujian laboratorim Mix Design serta melakukan slump test. Penentuan nilai fc’ bias juga didasarkan pada hasil pengujian nilai fck yang didapat dari hasil uji tekan benda uji kubus berisi 150 mm.

Loading...

fc’ di dapat dari perhitungan berikut:

fc’ = (0.76 + 0.2 log (fck / 15) fck atau perbandingan dua benda uji ini secara praktis diambil berkisar 0.83

contoh :
K 350 (kg/cm²) Mpa dengan mengalikan 0.098
fck = 350 x 0.098
= 34.3 Mpa

fc’ = (0.76+0.2 log (fck/15) fck

K 350 = 350 kg/cm² = … Mpa
1 Mpa = (100/9.81) kg/cm² ; gravitasi 9.81 m/s²

K 350 = 350 x 0.098 = 34.3 Mpa
K 350 = (0.76 + (0.2 x log (34.3/15))) x 34.3
= 28.53 Mpa

Beton fc’ 35 Mpa tidak sama mutunya dengan beton K 350, lalu bagaimana cara mengkonversikannya beton mutu fc’ menjadi mutu K atau sebaliknya?
Secara sederhana perhitungaya adalah: K 350 = … Mpa, maka pertama sekali harus diingat 1 Mpa = 10 kg/cm² (tidak tepat namun untuk memudahkan kita bulatkan 10).
Jika      K  = 1 maka fc’ = 0.83
Maka   fc’ = 0.83 K
fc’ = 0.83 x 350
= 290.5
Karena 1 Mpa = 10 kg/cm², maka nilai diatas masih harus di bagi 10, maka hasilnya adalah 29.05 Mpa.

Beton fc’ 30 Mpa  =…..K
= 30 / 0.83 x 10
= 361.44

Kategori Mutu Beton dan Penggunaannya

Mutu tinggi

fc’35 – fc’65 MPa setara K400 – K800 kg/cm2
Umumnya digunakan untuk beton prategang seperti tiang pancang beton prategang, gelagar beton prategang, pelat beton prategang dan sejenisnya.

Mutu sedang

fc’20 – fc’35 MPa setara K250 – K400 ( kg/cm2 )
Umumnya digunakan untuk beton bertulang seperti pelat lantai jembatan, gelagar beton bertulang, diafragma, kerb beton pracetak, gorong-gorong beton bertulang, bangunan bawah jembatan.

Mutu rendah

fc’15 – fc’20 MPa setara K175 – K250 kg/cm2
Umumya digunakan untuk struktur beton tanpa tulangan seperti beton siklop, trotoar dan pasangan batu kosong yang diisi adukan, pasangan batu.

Mutu rendah

fc’10 – fc’15 MPa setara K125 – K175 kg/cm2
Di gunakan sebagai lantai kerja, penimbunan kembali dengan beton.

Itulah beberapa penjelasan mengenai Memahami Mutu Beton K (kg/cm²) Dan Mutu Beton fc’ (Mpa), semoga bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media, cukup dengan klik tombol SHARE disitus ini, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here