Beranda Info Review Tentang Tokopedia yang Merupakan Toko Online Aman dan Nyaman

Review Tentang Tokopedia yang Merupakan Toko Online Aman dan Nyaman

142
0
BERBAGI
tokopedia, via darsitek

Selamat siang sobat darsitek, sesuai dengan judulnya Review Tentang Tokopedia yang Merupakan Toko Online Aman dan Nyaman, kali ini darsitek akan mereview sebuah website berbelanja online yang sudah cukup terkenal, yup namanya Tokopedia, tapi sebelum itu kita harus tau dulu apa itu tokopedia. Tokopedia adalah salah satu mal online terpercaya di Indonesia yang mengusung model bisnis marketplace dan mall online. Tokopedia memungkinkan setiap individu, toko kecil dan brand untuk membuka dan mengelola toko online.

Sejak diluncurkan sampai hingga akhir 2015, layanan dasar Tokopedia bisa digunakan oleh semua orang secara gratis. Tokopedia mempunya visi “Membangun Indonesia yang Lebih Baik Lewat Internet”, dan memiliki program untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk mereka secara online. Anda dapat mengunjungi link websitenya disini.

Sejarah Berdirinya Tokopedia

Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada tanggal 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan perkembangan yang sangat pesat. PT Tokopedia mendapatkan seed funding (pendanaan awal) dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapatkan suntikan donasi dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Hingga pada Oktober 2014, Tokopedia berhasil mencetak sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara, yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI). Pada April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun. Pada Tanggal 12 November 2014, Tokopedia secara resmi mengumumkan Chelsea Islan sebagai brand ambassador yang merepresentasikan Tokopedia. Sejak 21 Oktober 2015, Isyana Sarasvati menjadi brand ambassador yang mempresentasikan Tokopedia.

Jenis Produk Tokopedia

Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis online di Indonesia, PT Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor E-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc tanggal 11 Desember 2014. Pada tanggal 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016. Tokopedia menawarkan jutaan produk yang terbagi dalam 21 kategori besar, meliputi: Pakaian, Fashion & Aksesoris, Kecantikan, Kesehatan, Rumah Tangga, Dapur, Perawatan Bayi, Handphone & Tablet, Laptop & Aksesoris, Komputer & Aksesoris, Elektronik, Kamera, Foto & Video, Otomotif, Olahraga, Office & Stationery, Souvenir, Kado & Hadizippoah, Mainan & Hobi, Makanan & Minuman, Buku, Software, Film, Musik & Game dan hingga Januari 2015, terhitung lebih dari 1.200 kategori produk tersedia di Tokopedia.

Sistem Pembayaran Tokopedia

Sistem pembayaran di Tokopedia adalah dengan menggunakan sistem Rekening Bersama atau escrow. Dalam hal ini, Tokopedia berperan sebagai pihak ketiga yang menengahi antara penjual dan pembeli, sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak penipuan. Hingga awal tahun 2017, terdapat 2 macam kategori pembayaran yang dapat digunakan untuk bertransaksi di Tokopedia, yaitu sistem pembayaran instan dan sistem pembayaran manual. Sistem pembayaran instan Tokopedia yaitu kita tidak perlu melakukan konfirmasi pembayaran karena pembayaran sudah otomatis terverifikasi. Sistem pembayaran instan terdiri dari mandiri clickpay, mandiri e-cash, BCA KlikPay, KlikBCA, e-Pay BRI, BRI Virtual Account, (BRIVA), BNI Virtual Account, Indomaret, 7-Eleven, Alfamart, Pos Indonesia, Kartu Kredit, Cicilan, dan Saldo Tokopedia. Sedangkan sistem pembayaran manual Tokopedia adalah kita sebagai pembeli harus melakukan konfirmasi pembayaran ke Tokopedia (per tanggal 18 Nopember 2016, kita tidak perlu lagi melakukan konfirmasi pembayaran, asalkan nominal yang kita transfer sudah sesuai dengan nominal yang diberikan untuk kita bayar, akan terverifikasi otomatis dan biasanya mengandung angka unik dibelakang nominal harga dan ongkos kirim) yang terdiri dari Transfer ATM, Setoran tunai, Internet banking, dan Mobile banking.

Teknologi Tokopedia

Versi awal Tokopedia yang dibangun tahun 2009 menggunakan bahasa pemrograman Perl, database Oracle dan webserver Apache dengan mod_perl. Seiring perkembangan waktu, sekitar tahun 2015, Tokopedia mengganti mesin databasenya dengan PostgreSQL. Selain pergantian database server, webserver Tokopedia pun belakangan berganti menggunakan Nginx. Di tahun 2015, arsitektur platform Tokopedia sudah berganti dari yang sebelumnya monolitik menjadi berbasis microservices. Pemilihan bahasa program pun mengalami perubahan, walaupun belum 100%, sebagian sistem Tokopedia sudah dibangun menggunakan bahasa program Go. Tokopedia juga menggunakan beberapa layanan berbasis cloud, contohnya: S3 (untuk storage) dan Cloudsearch, keduanya dari Amazon Web Services.

Pertanyaan Mengenai Tokopedia

Apakah Berbelanja di Tokopedia aman?

Belanja online memang menyenangkan, kita bisa dengan mudah memilih barang yang kita sukai tanpa harus keluar dari dari rumah terjebak macet dan teriknya matahari. Akan tetapi, tidak semua orang berani melakukan belanja secara online karena takut akan penipuan. Yang ditakutkan adalah uang sudah ditransfer akan tetapi barangnya tidak kunjung dikirimkan. Kasus seperti ini memang banyak terjadi.

Untuk itulah, muncul jasa yang dikenal sebagai rekening bersama (rekber) yang kalau di luar negeri biasa dikenal sebagai Escrow. Rekber adalah suatu instansi yang berperan sebagai perantara atau pihak ketiga dalam terjadinya suatu transaksi online. Dalam hal ini, Tokopedia bisa digolongkan sebagai salah satu jasa Rekber.

Secara teori, belanja di Tokopedia sangat aman. Karena setiap pembeli melakukan transaksi pembelian, uangnya akan ditahan di rekening Tokopedia. Begitu barang yang dikirimkan penjual sudah sampai ke tangan pembeli, dan pembeli sudah konfirmasi menerima barang maka uang tersebut baru akan ditransfer ke pihak penjual. Dengan begini penjual dan pembeli sama-sama tidak dirugikan.

Apakah Pernah Ada Korban Penipuan di Tokopedia?

Menurut pengamatan yang saya lakukan, kejadian seperti ini memang pernah terjadi. Tapi ini bukan karena kesalahan pihak Tokopedia akan tetapi dikarenakan korban phising. Kejahatan phising ini bisa menyerang siapa saja tidak hanya para pengguna Tokopedia akan tetapi juga pengguna website belanja yang lainnya.

Modus kejahatan phising ini banyak sekali, diantaranya mengirimkan email ke korban yang isinya meminta data login ke situs tertentu. Korban yang masih awam biasanya akan mudah terkecoh dengan modus ini karena si pengirim email akan pura-pura mengaku sebagai perwakilan perusahaan yang bersangkutan.

Modus lainnya misalnya, penipu membuat situs yang tampilannya sama persis dengan salah satu situs belanja online. Lalu meminta calon korbannya memasukkan data username dan password untuk login ke situs tiruan tersebut. Dengan cara ini selanjutnya si penipu akan dengan mudah mengakses akun belanja para korbannya di website aslinya.

Untuk itu, bagi anda yang berniat belanja online sebaiknya paham dulu apa itu phising, modus phising dan bagaimana cara terhindar dari kejahatan phising?

Tips lainnya buat meminimalisir agar jangan sampai tidak tertipu saat belanja di Tokopedia yaitu pahami aturan mainnya. Misalnya, beberapa waktu lalu ada kasus pembeli yang barang pesanannya tak kunjung sampai hingga 2 bulan dan merasa tertipu. Padahal Tokopedia mempunyai sebuah fitur yang namanya pusat resolusi, sebagai media untuk menengahi kalau ada masalah seputar transaksi.

Pengalaman Saya Berbelanja di Tokopedia

Kalau boleh berbagi pengalaman, saya selaku penulis artikel ini sudah melakukan transaksi pembelian di Tokopedia sebanyak puluhan atau mungkin ratusan kali (lupa berapa persisnya yang jelas banyak sekali). Dan selama itu tidak pernah sekalipun merasa tertipu barang tidak dikirim. Kalau merasa kecewa karena pelayanan seller kurang baik atau kualitas barang yang dikirim kurang bagus mungkin pernah.

Berbekal dari pengalaman itu maka saya menyarankan buat anda yang baru mengenal Tokopedia dan ingin melakukan transaksi di Tokopedia sebaiknya pilih seller yang pelayananya baik biar tidak sampai kecewa. Karena bagaimanapun, Tokopedia hanyalah sebuah wadah berkumpulnya para seller dan buyer dari seluruh Indonesia dan berperan sebagai pihak penengah agar terjadi transaksi yang aman dari penipuan.

Bagaimana cara mencari seller yang pelayanannya bagus di Tokopedia? Diantaranya dengan melihat percakapan buyer-seller di kolom diskusi serta ulasan dari para pembeli sebelumnya apakah banyak yang merasa puas atau kecewa dengan pelayanan toko tersebut.

Loading...

Tips Berbelanja Di Tokopedia

Berikut saya berikan beberapa tips berbelanja aman di Tokopedia, agar anda tidak terjebak penipuan ketika bertransaksi online.

1. Cari Toko Yang Memiliki Badge “Gold Merchant”

Gold Merchant

Simbol Gold Merchant adalah Seller yang berlangganan iklan di Tokopedia. Ini artinya Seller tersebut memang benar-benar berniat berjualan di Tokopedia. Tapi ini bukan yang utama lho ya, Anda juga harus melihat poin di bawah ini juga.

2. Lihat Reputasi Toko

Reputasi Toko

Keberadaan Fitur Reputasi yang disediakan Tokopedia sangat membantu sekali bagi pembeli online yang ingin melihat kredibilitas toko atau seller. Reputasi Toko memiliki beberapa tingkatan (lihat gambar dibawah).

Tingkat Reputasi Toko

Lebih baik jangan pilih Seller yang belum memiliki Reputasi. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Lihat Detail Statistik Toko

Detail Statistik

Silahkan klik “Lihat Detail Statistik” di beranda Toko, maka Anda akan melihat beberapa indikator nilai dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh Toko tersebut. Beberapa indikator yang bisa Anda jadikan acuan adalah Nilai Kualitas Produk, Nilai Akurasi Produk, Statistik Kepuasan Toko Terbaru, dan Statistik Transaksi Toko. Dari sinilah Anda bisa melihat apakah toko atau seller tersebut benar-benar menjual produk “bukan penipu” atau hanya sekedar main-main.

4. Lihat Diskusi Dan Review

Diskusi Produk Tokopedia

Agar lebih menyakinkan lagi ketika nanti membeli, coba buka “Lihat Diskusi” dan “Review“. Di halaman ini Anda bisa melihat percakapan yang dilakukan oleh pembeli lain ke penjual serta review yang diberikan pembeli lain setelah menerima barang yang dibeli di toko tersebut. Sehingga dari sinilah Anda bisa melihat seberapa tingkat kepuasan pembeli lain yang nantinya Anda juga akan mengalaminya.

5. Lihat Kapan Seller Terakhir Online

Terakhir Online

Di beranda Toko ada informasi kapan terakhir seller online. Nah, informasi ini berguna untuk Anda sebagai pembeli melihat tingkat responsibility seller. Ini kan transaksi online, kalau seller jarang online ya pasti akan berdampak buruk pada pelayanan pembeli.

Itulah beberapa tips cara belanja di Tokopedia yang aman. Yang terpenting itu, ketika Anda belanja online di mana saja pastikan jangan langsung order ketika melihat barangnya bagus. Coba cek dulu kredibilitas seller. Karena ini penting untuk sebuah jual beli online.

Sekian artikel kali ini mengenai Review Tentang Tokopedia yang Merupakan Toko Online Aman dan Nyaman, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk anda. Jangan lupa berlangganan halaman arsitektour untuk mengikuti update terbaru mengenai situs ini, atau bagikan artikel ini ke yang membutuhkan, terimakasih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here