Beranda Blog & Website Cara Menggunakan Redirect Permanen atau 301 dengan PHP

Cara Menggunakan Redirect Permanen atau 301 dengan PHP

347
0
BERBAGI
Melakukan Redirect 301

Redirect url sangatlah penting digunakan untuk mengalihkan sebuah link website yang sudah tidak aktif atau halaman yang tidak tersedia dengan istilah halaman dengan kode 401. Jika kamu menggunakan webmastertools google, maka google akan mendeteksi kesalahan ringan pada halaman website kamu yang telah di index sebelumnya jika menemukan halaman dengan kode tersebut.

Ini biasa terjadi pada blogger atau website yang telah menghapus konten artikelnya. Nah mengatasinya sebenarnya bisa saja dengan menampilkan kode 401 pada halaman link postingan tersebut, namun tetap akan mendapatkan error di webmaster meskipun itu tidak terlalu penting dan tidak mengganggu status index url website lainnya.

Google sangat menyarankan kita untuk melakukan redirect permanen atau dengan pengalihan 301 pada halaman yang tidak memiliki konten atau halaman tidak tersedia tersebut. Gunanya adalah agar mesin pencari google dapat mengetahui postingan/link itu sudah basi atau kadaluarsa lalu menghapus url lama sebuah postingan website dari indexnya dan tidak menampilkannya kembali.

Cara kerjanya seperti ini, jika pengunjung mencari sebuah artikel di google search dan mendapat link dari situs blogmu dan mengkliknya, namun postingan itu sudah tidak tersedia dan sudah kamu hapus. Nah, jika tidak dilakukan redirect, maka akan tampil error 401 atau pesan “Maaf, artikel yang Anda cari tidak tersedia.” di halaman website kamu yang sudah kamu buat. Jika kamu tidak melakukan redirect tentu saja akan banyak pengunjung yang akan berpaling dari situs blogmu.

Untuk cara melakukan redirect 301 dengan PHP adalah sebagai berikut.

Cara Menggunakan Redirect Permanen atau 301 dengan PHP

1. Lakukan Pengecekan Url dengan Konten Website

Pertama lakukan pengecekan dulu untuk mengetahui apakah konten misalnya postingan yang dicari oleh pengunjung itu tersedia atau sudah terhapus.

Misalnya kodenya seperti berikut:

<?php
// Link ke database mysql Anda
$mysqli = new mysqli('localhost','root','','blog_db');
// Misal link url konten : http://domain.com/blog/judul-postingan-anda
$uri = $_SERVER["REQUEST_URI"];
$aUri = explode('/',$uri);
$uri_post = urldecode($aUri[count($aUri)-1]);
$query = $mysqli->query("SELECT posts_id FORM my_post WHERE uri = '$uri_post'");
if(!$query || $query->num_rows <= 0){ 
    // Tidak tersedia
}
?>

Kode diatas hanyalah contoh sederhana, silahkan sesuaikan dengan situasi blog atau website kamu.

Loading...

2. Lakukan Redirect Permanen Jika Tidak Tersedia

Jika kode diatas tadi dieksekusi dan postingan tidak tersedia, maka kita tempatkan kode redirect di bawah koment // Tidak tersedia pada kode tersebut dan akan menjadi:

if(!$query || $query->num_rows <= 0){ 
    // Tidak tersedia
    header("location: http://domain.com/blog",true,301);
    exit;
}

Nah, dengan begitu url postingan tersebut akan menjadi respon 301 dibrowser bukan lagi 200 dan otomatis akan dialihkan ke link blog atau bisa juga ke halaman utama situs, terserah kamu. Namun sebaiknya dialihkan saja ke list postingan jika website blog agar pengunjung dapat dengan mudah menemukan konten lainnya di situs kamu.

Kata true di dalam fungsi header adalah nilai bolean (true/false) yang berarti link lama akan digantikan dengan link redirect atau sebaliknya jika false. Kode exit; untuk menghentikan pengeksekusian kode-kode setelahnya.

Intinya, untuk mengalihkan url secara permanen dengan PHP dapat dilakukan dengan menggunakan kode:

header("location: <link target>",<bolean Replace>,301);

Oke, demikian postingan kali ini untuk Cara Melakukan Redirect Permanen atau 301 dengan PHP, semoga dapat bermanfaat untuk semua dan terimakasih telah membaca artikel ini. Jika artikel ini kalian rasa bermanfaat, mohon untuk di share ke yang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here